Kesultanan Kadriah Pontianak bersama Aliansi Masyarakat Melayu Kalimantan Barat mendirikan posko tanggap darurat bantuan air bersih gratis di Jalan Gajahmada, Kota Pontianak, tepat di samping Bank BRI eks Pondok Nelayan. Aksi kemanusiaan ini beroperasi selama 24 jam penuh untuk membantu warga Kota Pontianak dan sekitarnya yang tengah menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau panjang.
Berbeda dari skema bantuan formal yang umumnya mensyaratkan kelengkapan administrasi, posko ini menerapkan sistem pendistribusian langsung tanpa birokrasi berbelit. Warga terdampak cukup membawa galon kosong ke lokasi untuk langsung diisi air bersih siap konsumsi.
Perwakilan panitia posko, Syarif Muhammad Rahman, mengatakan mekanisme pembagian sengaja dibuat sesederhana mungkin agar bantuan dapat segera dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

“Sementara satu KK dibatasi dua galon. Warga tidak perlu membawa KTP atau KK, cukup datang membawa galonnya saja,” kata Rahman saat ditemui di lokasi posko.


