Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) sekaligus Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah mengajak seluruh kafilah Kota Pontianak menjadikan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara sebagai ruang memperkuat silaturahmi, syiar Al-Qur’an, dan pembinaan generasi Qur’ani, Sabtu (1/8/2026).
Agenda Malam Taaruf yang digelar sebelum memasuki rangkaian perlombaan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan serta ukhuwah antarkabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
“MTQ bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga silaturahmi, memperkuat ukhuwah, dan meneguhkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an,” ujarnya.
Amirullah menjelaskan, kafilah Kota Pontianak telah melalui proses pembinaan dan pemusatan latihan secara intensif. Oleh karena itu, ia meminta para peserta tetap menjaga stamina, kekompakan, serta mental bertanding selama berada di Kayong Utara.
Ia menekankan agar para peserta tampil optimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan adab sebagai duta daerah. Menurutnya, membawa nama daerah merupakan amanah yang harus dijaga dengan sikap rendah hati.
“Kita ingin peserta tampil maksimal, tetapi yang tidak kalah penting adalah menjaga nama baik Kota Pontianak melalui sikap, tutur kata, dan akhlak selama mengikuti MTQ,” katanya.
Lebih lanjut, Amirullah menyampaikan bahwa indikator keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari raihan trofi atau predikat juara, melainkan sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an dapat dihadirkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Prestasi tentu kita harapkan, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana Al-Qur’an hadir dalam perilaku, dalam keluarga, dan dalam kehidupan masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Amirullah juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kayong Utara yang telah menyambut seluruh kafilah dengan baik sebagai tuan rumah penyelenggara MTQ ke-34 tingkat provinsi.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti secara tertib dan lancar dengan dukungan doa dari seluruh masyarakat Kota Pontianak.
“Mudah-mudahan kafilah Kota Pontianak diberikan kelancaran, kesehatan, dan hasil terbaik. Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari syiar Al-Qur’an dan membawa keberkahan bagi Kota Pontianak,” pungkasnya.
(roska)