Sab, 29/08/26 · 06.52.46
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Nyaris Bakar Pesantren dan Rumah Warga, Polisi Padamkan Karhutla di Kubu Raya

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Sabtu, 29 Agustus 2026 · 12:582 menit baca
Nyaris Bakar Pesantren dan Rumah Warga, Polisi Padamkan Karhutla di Kubu Raya
Satgas Ops Aman Nusa II Polres Kubu Raya padamkan karhutla berjarak 150 meter dari Pesantren Hidayatul Muslimin 1 dan permukiman warga di Sungai Raya. (Dok. Polres Kubu Raya)

Satuan Tugas (Satgas) Operasi Aman Nusa II Polres Kubu Raya bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hanya berjarak 150 meter dari kawasan permukiman warga dan Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 1, Sabtu, (29/8/2026).

Operasi pemadaman dan pendinginan lahan gambut tersebut difokuskan di dua titik, yakni Jalan Wonodadi 2 Gang Sawit di Desa Limbung serta Jalan Parit Sembin di Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya.

Urgensi penanganan cepat di dekat area padat aktivitas warga dipaparkan oleh Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Ade.

“Kami bergerak cepat begitu titik karhutla ditemukan, terutama karena lokasinya relatif dekat dengan permukiman masyarakat dan Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 1. Pemadaman, pendinginan, dan penyekatan dilakukan agar api tidak menjalar ke lahan lainnya,” kata Ade, Sabtu, (29/8/2026).

Karhutla sebagai Kejahatan Negara-Korporasi, WALHI: Saatnya Negara dan Korporasi Bertanggung Jawab
Baca Juga

Karhutla sebagai Kejahatan Negara-Korporasi, WALHI: Saatnya Negara dan Korporasi Bertanggung Jawab

Sebanyak lima unit mesin pompa Robin, 30 rol selang, lima selang hisap, dan lima nozzle dikerahkan untuk menyiram titik api serta membasahi bagian dalam lahan gambut yang masih menyimpan panas. Kondisi sisa asap dan ancaman bara api bawah permukaan dijelaskan dalam keterangannya.

“Api sudah dapat dipadamkan seluruhnya. Namun, karena lahan gambut yang terbakar cukup luas, di beberapa lokasi masih mengeluarkan asap. Kondisi tersebut harus terus dipantau karena sewaktu-waktu bara dapat kembali menyala,” ujarnya.

Langkah penyekatan area gambut terus diperketat guna menghentikan penjalaran api menuju kompleks pendidikan dan hunian warga. Potensi bahaya jarak rambatan api diuraikan lebih lanjut dalam penjelasannya.

Selidiki Asal Api Karhutla 20 Hektare di Parit Seruat, Polisi Pasang Garis Polisi
Baca Juga

Selidiki Asal Api Karhutla 20 Hektare di Parit Seruat, Polisi Pasang Garis Polisi

“Jaraknya kurang lebih 150 meter. Kami tidak ingin mengambil risiko. Pemantauan berkala perlu dilakukan untuk memastikan titik panas tidak melebar dan mendekati permukiman masyarakat maupun bangunan lainnya,” jelas Ade.

Aparat kepolisian terus menyiagakan personel di lapangan hingga larut malam guna mengantisipasi kemunculan titik api baru. Imbauan pelaporan dini masyarakat melalui layanan darurat disampaikan sebagai penutup keterangannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan ke Call Center 110 apabila melihat munculnya api atau asap di sekitar lahan. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah penanganan dilakukan. Kami ingin memastikan karhutla tidak meluas dan tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat, petugas masih melakukan pendinginan hingga pukul 22.00 WIB,” ujar Ade.

(Rudi)