Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Pangdam XII/Tanjungpura Terjunkan 1.200 Pasukan BKO Atasi Karhutla Kalbar

Roska Putra
Roska Putra
Senin, 24 Agustus 2026 · 16:311 menit baca
Pangdam XII/Tanjungpura Terjunkan 1.200 Pasukan BKO Atasi Karhutla Kalbar
Pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari unsur TNI tiba di Kalimantan Barat menggunakan pesawat angkut militer untuk mendukung operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Dok. Kodam XII/Tanjungpura)

Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, mengerahkan 1.200 personel tambahan Bawah Kendali Operasi (BKO) untuk mempercepat upaya penanggulangan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026).

Pengerahan pasukan tambahan sebanyak 3 Satuan Setingkat Batalyon (SSY) ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden RI, Panglima TNI, dan Kapolri.

Personel perkuatan ini, yang juga didatangkan dari Yonif TP 538/PTA jajaran Kodam V/Brawijaya, diterjunkan secara bertahap lengkap dengan peralatan pemadaman serta tim sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat.

Hadapi Karhutla dan Air Payau, Pemprov Kalbar Dorong Langkah Mitigasi Terpadu
Baca Juga

Hadapi Karhutla dan Air Payau, Pemprov Kalbar Dorong Langkah Mitigasi Terpadu

Pengarahan pasukan BKO tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam di Marshalling Area Yonif TP 882/Hulubalang, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Seluruh pasukan akan segera disebar ke berbagai kabupaten di Kalimantan Barat yang terdampak karhutla.

Terkait langkah strategis ini, Pangdam menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama keberhasilan operasi penanganan di lapangan.

“Sebagai Dansatgas, kami bekerja sama dengan instansi vertikal, Pemprov Kalbar, BPBD, Polda, BNPB, hingga relawan Manggala Agni dan masyarakat. Meski kondisi masih kemarau, saya yakin dengan kebersamaan kita bisa mengurangi kebakaran ini secara signifikan. Pasukan akan kita deploy ke berbagai kabupaten di Kalbar,” ujar Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.

Menutup pengarahannya, Pangdam turut memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

Buntut Video Bakar Lahan, Diduga Anak Buah Anggota DPRD Mempawah Intimidasi Kader HMI
Baca Juga

Buntut Video Bakar Lahan, Diduga Anak Buah Anggota DPRD Mempawah Intimidasi Kader HMI

“Kami mohon masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita dukung bersama agar masyarakat Kalbar terbebas dari masalah asap yang dapat merugikan sektor ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan masyarakat,” tegasnya.

(roska)