Kam, 06/08/26 · 15.48.29
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Pemkot Pontianak Gulirkan Tiga Strategi Tekan Angka Kemiskinan

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Kamis, 6 Agustus 2026 · 13:422 menit baca
Pemkot Pontianak Gulirkan Tiga Strategi Tekan Angka Kemiskinan
Pemkot Pontianak jalankan tiga strategi utama penanggulangan kemiskinan lewat pengurangan beban warga, peningkatan pendapatan, dan pembenahan permukiman. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak menyiapkan tiga strategi besar untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan perkotaan melalui pemangkasan beban pengeluaran warga, peningkatan pendapatan, hingga penataan kawasan kumuh, Kamis, (6/8/2026).

Penanggulangan masalah sosial tersebut ditegaskan tidak dapat bertumpu pada satu instansi semata, melainkan menuntut sinergi seluruh perangkat daerah.

Integrasi program antarlembaga dinilai menjadi kunci utama agar intervensi yang dirancang dapat langsung menyasar akar persoalan warga rentan.

“Penanggulangan kemiskinan bukan hanya tugas Dinas Sosial ataupun TKPKD semata, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh perangkat daerah,” ujar Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, Kamis, (6/8/2026).

Lepas 35 ASN Purna Tugas, Wawako Pontianak Tekankan Pengabdian Tak Berhenti
Baca Juga

Lepas 35 ASN Purna Tugas, Wawako Pontianak Tekankan Pengabdian Tak Berhenti

Skema pertama difokuskan pada pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin lewat penguatan akses layanan dasar, pemenuhan pangan, serta stabilisasi harga.

Kemandirian ekonomi warga kemudian didorong sebagai fondasi utama strategi kedua agar masyarakat tidak terus-menerus bergantung pada jaring pengaman sosial.

“Peningkatan pendapatan menjadi sangat penting karena tujuan akhir penanggulangan kemiskinan bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif,” kata Bahasan.

Tembus Ajang Internasional, 58 Atlet Taekwondo Pontianak Siap Unjuk Gigi di Malaysia
Baca Juga

Tembus Ajang Internasional, 58 Atlet Taekwondo Pontianak Siap Unjuk Gigi di Malaysia

Penyesuaian program pelatihan dengan kebutuhan pasar kerja turut ditekankan guna memastikan para peserta mampu terserap dunia usaha maupun membuka lapangan kerja mandiri.

“Pelatihan tenaga kerja harus disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha. Program pemberdayaan UMKM juga harus diarahkan agar mampu naik kelas,” tegasnya.

Adapun langkah ketiga diarahkan pada penyusutan kantong kemiskinan melalui pembenahan permukiman kumuh, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta penyediaan sanitasi yang memadai.

Akurasi data lapangan yang dihimpun oleh aparatur tingkat kecamatan dan kelurahan dijadikan pijakan utama dalam penyaluran bantuan pembenahan sarana fisik.

“Saya lihat masih banyak rumah yang semestinya mendapat bantuan rumah tidak layak huni. Tolong lurah, yang punya wilayah dan tahu detail kondisi rumah tidak layak huni termasuk WC yang tidak layak, benar-benar didata,” ujar Bahasan.

Selain integrasi data tunggal, penguatan kolaborasi bersama dunia usaha melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) serta Baznas terus dipacu untuk memperluas jangkauan bantuan.

SPI Naik, Pemkot Pontianak Perkuat Budaya Antikorupsi dan Pelayanan Publik
Baca Juga

SPI Naik, Pemkot Pontianak Perkuat Budaya Antikorupsi dan Pelayanan Publik

Evaluasi berkala terhadap alokasi anggaran daerah juga akan diterapkan guna menjamin ketercapaian target pembangunan sosial yang humanis dan berkelanjutan.

“Setiap kebijakan yang kita rumuskan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kota Pontianak yang semakin maju, sejahtera, berwawasan lingkungan, dan humanis,” tutupnya.

Pemkot Pontianak jalankan tiga strategi utama penanggulangan kemiskinan lewat pengurangan beban warga, peningkatan pendapatan, dan pembenahan permukiman.

(Dayank Ana)