Kam, 27/08/26 · 15.50.32
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Polisi Uji DNA Ungkap Identitas Jasad Bayi Pakaian Dinosaurus di Sungai Kubu Raya

Roska Putra
Roska Putra
Kamis, 27 Agustus 2026 · 21:422 menit baca
Polisi Uji DNA Ungkap Identitas Jasad Bayi Pakaian Dinosaurus di Sungai Kubu Raya
Petugas kepolisian meneliti jasad bayi perempuan yang ditemukan mengapung di anak sungai Desa Sungai Ambangah Kubu Raya. (Dok. HO/Nusantara Post)

Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya menelusuri identitas sekaligus mengurai penyebab keberadaan jasad bayi perempuan yang ditemukan mengapung di anak sungai Desa Sungai Ambangah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (27/8/2026).

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga penebang sagu pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 12.20 WIB saat kondisi air sungai sedang pasang. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Dusun Mekar Sari sebelum diteruskan ke Polsek Sungai Raya dan Polres Kubu Raya.

Saat ditemukan, jasad bayi masih mengenakan baju lengan pendek dan celana panjang putih bermotif dinosaurus, kaus kaki putih, popok merek Merries, serta bagian tubuhnya tertutup kain batik berwarna cokelat. Petugas juga menemukan klem plastik penjepit tali pusat yang masih menempel pada bagian pusar korban.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menyampaikan bahwa jasad bayi telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak untuk penanganan forensik.

Warga Rasau Jaya Ditemukan Meninggal Saat Bantu Logistik Penanganan Karhutla
Baca Juga

Warga Rasau Jaya Ditemukan Meninggal Saat Bantu Logistik Penanganan Karhutla

“Polisi masih melakukan penyelidikan. Kami mendatangi TKP, melakukan dokumentasi dan pemeriksaan lokasi, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan penyidik Polsek Sungai Raya. Pemeriksaan forensik juga dilakukan untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam proses penyelidikan,” kata Ade, Kamis (27/8/2026).

Berdasarkan hasil visum et repertum awal oleh dokter forensik, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, jasad sudah mengalami pembusukan dan terdapat kerutan pada jari tangan yang mengindikasikan bayi berada di dalam air saat masih hidup.

“Kami masih menunggu dan mendalami hasil pemeriksaan medis. Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi. Kondisi jasad juga sudah mengalami pembusukan,” ujar Ade.

Selain mengamankan seluruh pakaian dan perlengkapan bayi sebagai barang bukti, penyidik berkoordinasi dengan tim forensik untuk melakukan pengambilan jaringan tubuh berupa tulang sebagai sampel DNA guna proses identifikasi.

Setelah Sebulan Lebih Karhutla di Kalbar, Presiden Prabowo Akhirnya Tiba Pimpin Rapat Koordinasi
Baca Juga

Setelah Sebulan Lebih Karhutla di Kalbar, Presiden Prabowo Akhirnya Tiba Pimpin Rapat Koordinasi

“Penyidik masih mendalami identitas bayi, asal-usul korban, serta rangkaian peristiwa sampai jasad bayi ditemukan di aliran sungai. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum seluruh hasil pemeriksaan dan penyelidikan diperoleh,” katanya.

Pihak Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan atau orang tua dari bayi perempuan tersebut untuk segera melapor kepada kepolisian demi membantu mengurai peristiwa tersebut.

(Roska)