Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Percepat Belanja Modal, Sekda Pontianak Minta Pengelola Kuasai E-Katalog Versi 6

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 3 September 2026 · 22:411 menit baca
Percepat Belanja Modal, Sekda Pontianak Minta Pengelola Kuasai E-Katalog Versi 6
Sekda Pontianak Amirullah instruksikan pengelola pengadaan kuasai e-katalog versi 6 guna dorong prinsip smart spending dan percepat penyerapan belanja modal APBD. (Dok. Prokopim Pontianak)

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menginstruksikan seluruh pejabat dan aparatur pengelola pengadaan barang dan jasa untuk menguasai pengoperasian sistem digital e-katalog versi 6 guna mempercepat penyerapan anggaran belanja modal daerah, Kamis, (3/9/2026).

Penerapan sistem pengadaan elektronik tersebut dinilai sebagai instrumen strategis untuk memastikan tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berjalan transparan dan terukur.

Prinsip efisiensi alokasi anggaran daerah melalui skema smart spending ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, usai membuka agenda sosialisasi pengadaan di Hotel Novotel.

“Smart spending bukan hanya sekadar membelanjakan anggaran hingga habis, melainkan bagaimana setiap rupiah APBD dialokasikan secara tepat, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pembangunan daerah,” ujarnya, Kamis, (3/9/2026).

Ringankan Beban Warga, Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Kursi Roda Khusus Disabilitas
Baca Juga

Ringankan Beban Warga, Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Kursi Roda Khusus Disabilitas

Tuntutan penguasaan platform pengadaan terbaru guna mempercepat alur transaksi e-purchasing dan keterpaduan data belanja publik diserukan lebih lanjut dalam arahannya.

“Ini bagian dari perkembangan dan perubahan terkait e-katalog versi 6. Saya minta betul-betul dipelajari dan dikuasai,” tegasnya.

Dampak keterlambatan proses administrasi terhadap laju realisasi proyek infrastruktur dan stimulasi ekonomi daerah turut diuraikan sebagai penutup penjelasannya.

“Belanja modal ini menjadi penggerak ekonomi dari investasi pemerintah. Saya harapkan kegiatan seperti ini dapat memperlancar pengadministrasian dan penyerapan, terutama belanja modal,” pungkasnya.

(Hendrawan)