Sel, 18/08/26 · 16.16.02
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Tekan Kerentanan Ekonomi, 300 Perempuan di Landak Ikuti Pelatihan Literasi Keuangan

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Selasa, 18 Agustus 2026 · 22:232 menit baca
Tekan Kerentanan Ekonomi, 300 Perempuan di Landak Ikuti Pelatihan Literasi Keuangan
Pemkab Landak bersama Yayasan Karya Dua Anyam dan KKM Untan latih 300 perempuan di Desa Paloan kelola literasi keuangan demi cegah kemiskinan dan investasi bodong. (Dok. HO/TNP)

Pemerintah Kabupaten Landak bersama Yayasan Karya Dua Anyam, KKM Kelompok 22 Universitas Tanjungpura (Untan), dan Pemuda Katolik menggelar pelatihan literasi keuangan bagi 300 perempuan di Desa Paloan, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Selasa, (18/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak 10 Agustus 2026 dan ditutup dengan sesi pemantapan bagi 100 peserta tersebut merupakan bagian dari Program SHE CAN, inisiatif kemitraan strategis DBS Foundation dan The Asia Foundation bersama Yayasan Karya Dua Anyam untuk mempercepat inklusi keuangan bagi 80.000 perempuan rentan di Kalimantan Barat.

Pelatihan ini ditujukan untuk menekan tingkat kemiskinan daerah yang tercatat sebesar 8,98 persen atau sekitar 35,38 ribu jiwa, sekaligus memperkuat ketahanan sosial perempuan terhadap risiko kekerasan berbasis gender dan penelantaran ekonomi yang tercatat di Dinas Sosial P3A serta Unit PPA Polres Landak.

Target intervensi program bagi ribuan perempuan rentan di wilayah pedesaan dipaparkan oleh perwakilan Yayasan Karya Dua Anyam, Iqbal Alma.

Tembus 186 Ribu Merchant, Pemkot Pontianak Dorong Digitalisasi UMKM Lewat QRIS
Baca Juga

Tembus 186 Ribu Merchant, Pemkot Pontianak Dorong Digitalisasi UMKM Lewat QRIS

“Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai momentum untuk mulai membiasakan diri mengelola keuangan keluarga, agar setiap keluarga memiliki tabungan untuk masa depan yang lebih cerah,” katanya.

Hingga Juli 2026, program penguatan kapasitas ini telah menjangkau sekitar 1.600 orang dari total target 3.000 penerima manfaat di Kabupaten Landak sepanjang tahun 2026. Fokus pemerintah daerah dalam menyeimbangkan proyek fisik dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia diuraikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Landak, John Hetli.

Pelatihan manajemen anggaran rumah tangga dinilai krusial agar masyarakat terhindar dari jeratan investasi ilegal berisiko tinggi.

“Selain pembangunan infrastruktur, pembangunan manusia menjadi prioritas utama Pemerintah Daerah Kabupaten Landak. Melalui pelatihan manajemen dan perencanaan keuangan keluarga, kami berharap para perempuan dapat membenahi tata kelola anggaran rumah tangga serta tidak mudah tertipu investasi bodong, seperti Wpone,” ujarnya.

Menemukan Manusia Indonesia di Tengah Modernitas
Baca Juga

Menemukan Manusia Indonesia di Tengah Modernitas

Apresiasi terhadap peningkatan kapasitas warga di tingkat desa turut disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Landak, Margareta, yang menilai pembekalan tersebut menjadi modal penting bagi kemandirian ekonomi keluarga di daerah pemilihannya.

Sementara itu, berbagai temuan kerentanan sosial di lapangan seperti maraknya perjudian, lonjakan harga bahan pokok, serta minimnya pencatatan kas keluarga menjadi latar belakang pendampingan intensif mahasiswa.

Harapan pembebasan beban ekonomi keluarga pedesaan disuarakan oleh Ketua Kelompok KKM 22 Untan, Arzetika Amanda Putri.

“Melalui pelatihan dan pendampingan literasi keuangan yang telah kami lakukan kepada 300-an peserta, diharapkan dapat memerdekakan para perempuan di Desa Paloan dari berbagai permasalahan tersebut,” ujarnya.

Tahapan program selanjutnya akan menyaring peserta terpilih untuk menerima pelatihan lanjutan terkait pengembangan kapasitas kewirausahaan serta pendampingan usaha mikro secara berkelanjutan.

(Dayank Ana)