Min, 30/08/26 · 16.54.02
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Terapkan Standar Teknis Infrastruktur, Pontianak Raih Penghargaan Keinsinyuran Daerah

Memei
Memei
Minggu, 30 Agustus 2026 · 21:041 menit baca
Terapkan Standar Teknis Infrastruktur, Pontianak Raih Penghargaan Keinsinyuran Daerah
Pemkot Pontianak raih penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026 di Gedung BRIN Jakarta atas kepatuhan standar teknis pembangunan infrastruktur kota. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak meraih piagam penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD) Tahun 2026 untuk klasifikasi kota yang diserahkan di Gedung BJ Habibie Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta Pusat, Minggu, (30/8/2026).

Apresiasi tingkat nasional ini diberikan atas kepatuhan tata kelola teknis dan penerapan praktik keinsinyuran dalam penyelenggaraan proyek infrastruktur serta layanan dasar perkotaan sesuai mandat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

Motivasi peningkatan mutu pembangunan publik pascapenerimaan piagam diuraikan oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan.

“Alhamdulillah, Kota Pontianak kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Minggu, (30/8/2026).

Gugat Ketimpangan Pembangunan di Kalbar, Bendera Borneo Raya Dikibarkan
Baca Juga

Gugat Ketimpangan Pembangunan di Kalbar, Bendera Borneo Raya Dikibarkan

Pentingnya pengawasan teknis dan perancangan profesional dalam merespons kenaikan kebutuhan sarana publik ditekankan dalam keterangannya.

“Pembangunan infrastruktur harus memperhatikan kualitas, keamanan, efisiensi, dan manfaat jangka panjang. Karena itu, peran keinsinyuran menjadi penting dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai standar,” katanya.

Pengukuran IKD 2026 yang dihelat BRIN ini diikuti oleh 327 pemerintah daerah dari total 546 pemda se-Indonesia, mencakup 37 provinsi, 247 kabupaten, dan 43 kota.

Dampak langsung kepatuhan teknis terhadap efisiensi anggaran dan manfaat riil bagi masyarakat dipaparkan lebih lanjut dalam penjelasannya.

Hadiri Acara di Serimbu, Ria Norsan Dorong Penguatan Gotong Royong Warga
Baca Juga

Hadiri Acara di Serimbu, Ria Norsan Dorong Penguatan Gotong Royong Warga

“Yang paling penting, penghargaan ini harus berdampak pada kualitas pembangunan. Infrastruktur yang kita bangun harus benar-benar bermanfaat, aman, dan bisa dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur teknis pada sektor tata ruang, permukiman, dan lingkungan hidup dicanangkan sebagai target lanjutan. Kebutuhan tenaga perencana yang kompeten disampaikan dalam arahannya.

“Ke depan, kita ingin SDM teknis semakin kuat. Perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan pembangunan harus didukung tenaga yang kompeten, profesional, dan memahami standar teknis,” katanya.

Sinergi lintas perangkat daerah teknis dalam mengawal mutu pembangunan fisik diapresiasi sebagai penutup keterangannya.

“Semoga penghargaan ini semakin memperkuat semangat kita membangun Pontianak yang lebih baik,” pungkasnya.

(Memei)