Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau serta jauhnya sumber air menyulitkan proses pemadaman.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton Panjaitan mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers, Rabu (2/9/2026).
Ia menyebut kendala utama di lapangan mencakup akses lokasi yang sulit, jarak sumber air yang jauh, luasnya lahan terbakar, hingga kondisi angin dan asap yang turut menghambat proses pemadaman.
Berdasarkan data per 1 September 2026, BNPB mencatat terdapat 29 titik api di Kalsel dengan total luas lahan terbakar mencapai 348 hektare. Dari luasan tersebut, lebih dari 80 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan.

