Jum, 14/08/26 · 12.22.17
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Selatan

TPA Banjarbakula Pamerkan Inovasi Pengelolaan Gas Metan di Ajang Kalsel Expo 2026

Memei
Memei
Jumat, 14 Agustus 2026 · 18:191 menit baca
TPA Banjarbakula Pamerkan Inovasi Pengelolaan Gas Metan di Ajang Kalsel Expo 2026
TPA Sampah Regional Banjarbakula pamerkan teknologi pengolahan gas metan di Kalsel Expo 2026 guna dorong edukasi dan fungsi riset lingkungan. (Dok. Adpim Kalsel)

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Regional Banjarbakula memamerkan teknologi pengolahan dan penangkapan gas metan pada pameran Kalsel Expo 2026 di Banjarbaru, Jumat, (14/8/2026).

Pameran inovasi tersebut disajikan sebagai sarana edukasi publik untuk mengubah paradigma masyarakat yang selama ini memandang TPA semata-mata sebagai lokasi pembuangan sampah akhir.

Teknologi penangkapan gas metan difokuskan guna mencegah pelepasan gas rumah kaca berbahaya secara bebas ke lapisan atmosfer.

“Yang pertama itu terkait dengan pengelolaan gas metan di TPA kami. Kami berusaha menangkap gas metan yang dihasilkan, kemudian dikelola atau dibakar untuk bisa dimanfaatkan,” kata Kepala UPTD TPA Sampah Regional Banjarbakula Yudhi Syarif, Kamis, (13/8/2026).

Revitalisasi Tradisi Banjar, Museum Lambung Mangkurat Gelar Edukasi Kerajinan Purun
Baca Juga

Revitalisasi Tradisi Banjar, Museum Lambung Mangkurat Gelar Edukasi Kerajinan Purun

Pelepasan gas metan tanpa pengelolaan teknis dinilai berisiko mempercepat efek pemanasan global serta merusak keseimbangan lingkungan.

Edukasi langsung kepada pengunjung dirancang untuk mengenalkan rantai pengolahan limbah modern yang bernilai guna.

“Yang ingin kami tunjukkan sebenarnya adalah edukasi kepada masyarakat bahwa TPA ini bukan tempat sampah,” katanya.

Suara Kecil untuk Bumi Nusantara: Otorita IKN dan INOVASI Gelar Pelatihan Menulis Cerita Anak di Sepaku
Baca Juga

Suara Kecil untuk Bumi Nusantara: Otorita IKN dan INOVASI Gelar Pelatihan Menulis Cerita Anak di Sepaku

Pengembangan fasilitas TPA Regional Banjarbakula ke depan diarahkan untuk menjadi sarana riset terpadu bagi kalangan akademisi dan peneliti lingkungan.

“Dengan TPA ini kami mengharapkan juga nanti ke depannya sebagai pusat edukasi dan penelitian,” pungkasnya.

Pihak pengelola turut menyiapkan suvenir bagi pengunjung stan pameran guna meningkatkan minat masyarakat dalam mempelajari teknologi pengelolaan sampah berkelanjutan.

(Memei)