Kam, 27/08/26 · 16.33.04
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Timur

Antisipasi Karhutla, Pemkab Berau Kebut Persiapan Operasi Modifikasi Cuaca

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 27 Agustus 2026 · 21:472 menit baca
Antisipasi Karhutla, Pemkab Berau Kebut Persiapan Operasi Modifikasi Cuaca
Bupati Berau Sri Juniarsih meninjau pesawat Operasi Modifikasi Cuaca di Bandara Kalimarau untuk mencegah bencana karhutla. (Dok. DiskominfoIKP-AF)

Bupati Berau, Sri Juniarsih, meninjau langsung kesiapan armada Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Kalimarau sebagai langkah taktis mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan ekstrem di wilayah Kabupaten Berau, Senin (24/8/2026).

Meski armada pesawat penabur bahan semai telah disiagakan di apron Bandara Kalimarau, eksekusi penyemaian awan belum dapat dilakukan serta-merta.

Pelaksanaan operasi di lapangan masih harus menunggu pemenuhan logistik bahan penyemai berupa garam yang saat ini dalam proses pengiriman via jalur darat dari Samarinda, di samping bergantung pada kesiapan kondisi atmosfer.

Sri Juniarsih menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Berau terus membangun komunikasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar intersepsi cuaca dapat berjalan begitu seluruh perangkat pendukung siap.

Karhutla Kaltim Ancam Ruang Hidup Orangutan dan Picu Konflik Warga
Baca Juga

Karhutla Kaltim Ancam Ruang Hidup Orangutan dan Picu Konflik Warga

“Kita terus berkoordinasi dengan BNPB dan seluruh pihak terkait. Hari ini kita melihat langsung kesiapan di lapangan, termasuk pesawat yang sudah tiba. Saat ini kita masih menunggu garam yang dikirim melalui jalur darat dari Samarinda,” tegas Sri Juniarsih di sela-sela peninjauan.

Secara teknis, OMC dirancang untuk memicu percepatan kondensasi awan-awan alami yang memiliki potensi hujan tinggi melalui penyebaran garam dari udara.

Namun, efektivitas operasi ini tidak bergantung penuh pada kesiapan armada semata, melainkan sangat ditentukan oleh kemunculan awan potensial di langit Berau.

Di tengah penantian logistik dan kondisi atmosfer yang ideal, hujan alami teramati mulai mengguyur sejumlah titik di Kabupaten Berau. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal positif untuk menurunkan tingkat kerawanan karhutla, sekaligus membasahi wilayah terdampak kekeringan sebelum teknologi modifikasi cuaca resmi dioperasikan.

Ikhtiar Atasi Karhutla, Polda Kalbar Gelar Sholat Istisqa Minta Hujan
Baca Juga

Ikhtiar Atasi Karhutla, Polda Kalbar Gelar Sholat Istisqa Minta Hujan

“Kita berharap hujan yang sudah turun di beberapa wilayah menjadi awal membaiknya kondisi cuaca. Mudah-mudahan pelaksanaan OMC nantinya juga dapat membantu meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang masih mengalami kekeringan,” kata Sri Juniarsih.

Pemkab Berau memastikan pemantauan titik panas (hotspot) dan dinamika cuaca akan terus dikawal secara ketat. Langkah mitigasi terpadu ini disiapkan untuk memastikan penanganan potensi karhutla di Kabupaten Berau dapat berjalan terukur dan cepat.

(Hendrawan)