Kam, 20/08/26 · 05.23.31
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Timur

Ratusan PLTS Pesisir untuk Nelayan Kalimantan Timur

Roska Putra
Roska Putra
Kamis, 20 Agustus 2026 · 11:342 menit baca
Ratusan PLTS Pesisir untuk Nelayan Kalimantan Timur
Ilustrasi – Dinas ESDM Kaltim hadirkan ratusan PLTS pesisir untuk nelayan di Berau dan Paser guna pangkas beban BBM serta perkuat kemandirian energi desa terisolir. (Dok. Ist)

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan ratusan unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menopang aktivitas ekonomi nelayan dan warga di wilayah pesisir terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik negara (PLN), Kamis, (20/8/2026).

Pemberian infrastruktur energi terbarukan ini diarahkan ke sejumlah titik pelosok di Kabupaten Berau dan Kabupaten Paser guna mendorong pemerataan akses listrik bagi masyarakat pesisir. Tujuan penyaluran bantuan energi bersih ke kantong-kantong permukiman terisolasi disampaikan oleh Kepala Dinas ESDM Kalimantan Timur, Bambang Arwanto.

“Bantuan infrastruktur dasar ini wujud kehadiran pemerintah sebagai upaya pemerataan pembangunan bagi masyarakat terisolir,” ujar Bambang di Samarinda, Rabu, (19/8/2026).

Penyaluran terbesar dialokasikan untuk nelayan tangkap di Desa Semurut, Kabupaten Berau, dengan total distribusi mencapai 152 unit PLTS Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL). Manfaat instalasi pembangkit surya dalam menunjang kegiatan melaut para nelayan tangkap dipaparkan lebih lanjut dalam keterangannya.

Sekolah Nasional Terintegrasi Rp250 Miliar Siap Dibangun di Penajam Paser Utara untuk Menyokong IKN
Baca Juga

Sekolah Nasional Terintegrasi Rp250 Miliar Siap Dibangun di Penajam Paser Utara untuk Menyokong IKN

“Kehadiran ratusan instalasi surya tersebut kini mempermudah perjuangan para nelayan tangkap saat menjalankan aktivitas mereka di tengah laut lepas,” katanya menegaskan.

Selain menyasar nelayan tangkap di laut lepas, sebanyak 40 unit perangkat pembangkit tenaga surya didistribusikan guna menggerakkan operasional tambak budi daya udang dan ikan bandeng di Desa Labuangkallo, Kabupaten Paser. Makna ketersediaan pasokan listrik bagi penguatan sektor ekonomi produktif warga diuraikan oleh pimpinan dinas.

“Setiap aliran daya listrik yang menyala merupakan sebuah bukti kedaulatan bangsa yang tercermin dari wujud pemerataan akses kemandirian energi nasional,” tuturnya.

Keberadaan sumber energi surya mandiri ini terbukti memangkas beban pengeluaran bahan bakar minyak (BBM) genset yang selama ini membebani operasional harian para petambak dan nelayan kecil.

Pemadaman Listrik Bergilir di Kalimantan Imbas Utang PLN 70 Triliun ke Supplier Batu Bara?
Baca Juga

Pemadaman Listrik Bergilir di Kalimantan Imbas Utang PLN 70 Triliun ke Supplier Batu Bara?

Di samping sektor perikanan, sebanyak 11 unit PLTS turut dipasang sebagai sarana penerangan rumah tangga warga di kawasan Desa Suatang, Kabupaten Paser. Dampak positif elektrifikasi surya terhadap kenyamanan sarana belajar anak-anak di pedesaan pesisir dijelaskan dalam keterangannya.

“Binar mata anak pesisir yang kini dapat belajar dengan nyaman di bawah terang lampu pada malam hari adalah kebahagiaan terbesar kami,” ujar dia.

Penyediaan teknologi ramah lingkungan ini selaras dengan target percepatan transisi energi bersih di tingkat provinsi, dengan harapan warga dapat merawat seluruh instalasi agar manfaat ekonominya bertahan dalam jangka panjang. Semangat pemenuhan hak energi bagi masyarakat pesisir ditegaskan sebagai penutup pernyataannya.

“Momentum Kemerdekaan ini adalah wujud peradaban luhur bangsa yang berdaulat di atas tanahnya sendiri,” kata Bambang.

(Roska)