Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Lingkungan

Penanganan Karhutla di Pegunungan Jawa Timur Berlanjut, Medan Terjal dan Angin Kencang Jadi Kendala

Roska Putra
Roska Putra
Senin, 14 September 2026 · 12:361 menit baca
Penanganan Karhutla di Pegunungan Jawa Timur Berlanjut, Medan Terjal dan Angin Kencang Jadi Kendala
Tim gabungan terus berupaya memadamkan karhutla di kawasan Gunung Bromo, Semeru, Argopuro, dan Kawinajang di tengah kendala medan terjal dan angin kencang. (Dok. BNPB)

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah kawasan pegunungan di Provinsi Jawa Timur masih terus dilakukan oleh tim gabungan hingga Minggu (13/9/2026) malam.

Upaya pemadaman darat, pembasahan, serta observasi udara terus dikerahkan untuk mengendalikan sebaran titik api di kawasan Gunung Bromo, Gunung Semeru, Gunung Argopuro, hingga Gunung Kawinajang.

Namun, angin kencang, kabut tebal, serta medan yang terjal dan akses terbatas menjadi kendala utama personel di lapangan.

Di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, kepulan asap terpantau di kawasan Gunung Kursi dan sekitar Pos Jemplang setelah api menjalar dari area Savana Pengol akibat angin kencang.

Kekeringan Landa Wajo dan Sinjai, BNPB Rilis Rekapitulasi Bencana di Wilayah Timur
Baca Juga

Kekeringan Landa Wajo dan Sinjai, BNPB Rilis Rekapitulasi Bencana di Wilayah Timur

Guna mengantisipasi risiko keselamatan pengunjung, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menutup total seluruh jalur kunjungan wisata Gunung Bromo sejak Sabtu (12/9/2026). Operasi water bombing di Bromo juga belum dapat dilaksanakan akibat faktor cuaca dan angin keras.

Sementara itu, observasi udara menggunakan Helikopter PK-DAP mendeteksi titik api baru di jalur pendakian Pos 3 Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang. Tim gabungan berfokus memadamkan bara api di Pos Watu Rejeng guna mencegah perambatan api ke kawasan yang lebih rendah.

Di Kabupaten Jember, pemadaman manual dengan metode gepyok terus dilakukan di lereng terjal Gunung Argopuro, khususnya kawasan Aeng Kenek, Gunung Gilap, dan Cikasur.

Di wilayah Blitar, pantauan udara di Gunung Kawinajang menunjukkan kepulan asap tebal yang bergerak mengarah ke Savana Gunung Butak, Kabupaten Malang.

Karhutla Landa Tujuh Provinsi dan Banjir Rendam Deli Serdang, BNPB Rilis Data Penanganan
Baca Juga

Karhutla Landa Tujuh Provinsi dan Banjir Rendam Deli Serdang, BNPB Rilis Data Penanganan

Hingga Minggu (13/9/2026) pukul 18.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam musibah karhutla ini.

BNPB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi aturan penutupan kawasan wisata, tidak mendekati area kebakaran, serta tidak melakukan aktivitas yang memicu titik api baru.

(roska)