Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi besar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/8). Dalam aksi yang dilangsungkan sehari setelah peringatan kemerdekaan ini, massa mahasiswa membawa delapan poin tuntutan utama yang menyoroti persoalan krisis ekonomi, korupsi, hingga persoalan ruang sipil.
Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan, menyatakan bahwa momentum peringatan kemerdekaan tahun ini harus dipertanyakan kembali substansinya di tengah berbagai persoalan yang membebani rakyat.
Menurutnya, aksi turun ke jalan ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk gugatan atas kedaulatan rakyat yang dinilai belum sepenuhnya terwujud.
“Hari ini, sehari setelah seremoni kenegaraan itu digelar, kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan? Kemerdekaan yang diperjuangkan pendiri bangsa 81 tahun lalu?” ujar Yatalathof.
