Sab, 15/08/26 · 17.39.59
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

Korban Meninggal Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 47 Orang, Ratusan Rumah Hancur

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Sabtu, 15 Agustus 2026 · 23:242 menit baca
Korban Meninggal Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 47 Orang, Ratusan Rumah Hancur
Korban Gempa, Korban Gempa M 7,7 NTT, Update Korban Gempa Flores 2026, Kerusakan Bangunan Gempa NTT, Bantuan Gempa Halim Perdanakusuma. (Dok. No. 550)

Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) melonjak drastis mencapai 47 orang berdasarkan pemutakhiran data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu, (15/8/2026) pukul 18.48 WIB. Selain jatuhnya puluhan korban jiwa, ratusan rumah warga dan fasilitas umum hancur di berbagai kabupaten terdampak.

Sebaran korban meninggal dunia terkonsentrasi di enam wilayah, dengan jumlah tertinggi di Kabupaten Manggarai sebanyak 24 orang dan Kabupaten Manggarai Timur 17 orang. Korban jiwa lainnya tercatat di Kabupaten Sikka sebanyak tiga orang, serta masing-masing satu orang di Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Ende.

Petugas gabungan di lapangan terus mengevakuasi warga yang tertimbun puing serta memberikan perawatan medis darurat kepada korban luka-luka.

Dari aspek kerusakan infrastruktur per pukul 17.00 WIB, tercatat 157 unit rumah mengalami rusak berat, 41 unit rusak sedang, dan 148 unit rusak ringan. Kerusakan sektor fasilitas publik turut meluas mencakup 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima rumah ibadah, enam perkantoran, serta berbagai fasilitas umum lainnya.

Korban Meninggal Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 14 Orang, Puluhan Bangunan Roboh
Baca Juga

Korban Meninggal Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 14 Orang, Puluhan Bangunan Roboh

Guncangan keras gempa tektonik ini turut dirasakan hingga luar wilayah NTT, seperti Kabupaten dan Kota Bima di Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Kabupaten Kepulauan Selayar di Sulawesi Selatan. Di Kepulauan Selayar, BPBD setempat telah mendirikan pos pengungsian di tiga titik, yakni Kecamatan Pasirmarannu, Pasilambena, dan Takabonerate.

Untuk merespons kedaruratan di lokasi bencana, BNPB mulai mendistribusikan bantuan pangan dan nonpangan secara paralel dari gudang logistik di Kabupaten Flores Timur, NTT.

Pengiriman bantuan logistik berskala besar dari Jakarta juga dipersiapkan melalui pangkalan udara militer dengan total 50 ribu paket seberat 275 ton.

Gempa M 6,4 Guncang Simalungun Sumut, Getaran Kuat Terasa hingga Medan
Baca Juga

Gempa M 6,4 Guncang Simalungun Sumut, Getaran Kuat Terasa hingga Medan

Rincian logistik awal dari pemerintah pusat yang siap diberangkatkan dipaparkan oleh pihak penanggulangan bencana nasional.

“Sedangkan dari Jakarta, BNPB juga mengirimkan bantuan melalui baseops TNI AU Halim Perdanakusuma. Total bantuan sebanyak 50 ribu paket dengan berat 275 ton. Saat ini, bantuan yang baru tiba di baseops sebanyak 10.500 paket, yang berasal dari Sekretaris Kabinet,” sebut Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan.

(Rudi)