Rab, 22/07/26 · 05.02.51
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Breaking News

Nanik Deyang Lepas Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 22 Juli 2026 · 09:291 menit baca
Nanik Deyang Lepas Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional
Nanik S Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN usai pamit kepada Presiden Prabowo akibat masalah kesehatan jantung. (Dok. Ist)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya usai berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, Rabu, (22/7/2026). Keputusan mundur tersebut diambil Nanik dengan alasan fokus menjalani pengobatan penyakit jantung.

Kabar mengejutkan mengenai mundurnya pucuk pimpinan BGN ini pertama kali disampaikan oleh Asisten Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan Dirgayuza Setiawan melalui akun media sosial resminya.

“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” tulis Dirgayuza Setiawan di Jakarta, Rabu, (22/7/2026).

Evaluasi 28 Ribu SPPG
Dirgayuza mengungkapkan bahwa selama memimpin lembaga tersebut, Nanik bergerak cepat melakukan perbaikan mendasar pada tata kelola program pemenuhan gizi nasional di lapangan.

Kepala BGN Nanik S. Deyang Berpeluang Diperiksa Sebagai Saksi Atas Permintaan Sony Sonjaya Dalam Kasus Korupsi MBG
Baca Juga

Kepala BGN Nanik S. Deyang Berpeluang Diperiksa Sebagai Saksi Atas Permintaan Sony Sonjaya Dalam Kasus Korupsi MBG

“Ketika dipercaya Presiden memimpin BGN, hanya dalam satu setengah bulan, ia membongkar masalah dan meletakkan fondasi perbaikan,” tegas Dirgayuza.

Dalam masa jabatannya yang terbilang singkat, BGN tercatat telah mengaudit dan mengevaluasi 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di seluruh Indonesia. Dari evaluasi tersebut, BGN berhasil mengklasifikasikan 3.000 dapur SPPG ke dalam kategori A, B, dan C berdasarkan standar kualitas serta keamanan pangan.

Pengakuan Nanik dan Rencana Dewan Pengawas
Mengonfirmasi kabar tersebut, Nanik membeberkan bahwa dirinya telah berpamitan secara pribadi dan mendapatkan persetujuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui,” ungkap Nanik.

Badan Gizi Nasional Ubah Strategi, Fokus Manfaatkan Kantin Sekolah di Wilayah 3T
Baca Juga

Badan Gizi Nasional Ubah Strategi, Fokus Manfaatkan Kantin Sekolah di Wilayah 3T

Meski menyetujui pengunduran dirinya dari posisi pimpinan eksekutif, Nanik menyebut Presiden Prabowo memintanya tetap terlibat mengawasi jalannya lembaga pemenuhan gizi tersebut melalui badan baru.

“Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut),” lanjutnya.

(Hendrawan)