Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nasional

PWI dan Bakom Bahas Penguatan Ekosistem Informasi hingga Perlindungan Industri Pers

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Selasa, 3 November 2026 · 21:573 menit baca
PWI dan Bakom Bahas Penguatan Ekosistem Informasi hingga Perlindungan Industri Pers
PWI Pusat dan Bakom RI menyepakati kerja sama penguatan ekosistem informasi, penegakan etika jurnalistik, dan perlindungan industri pers nasional. (Dok. HO/TNP)

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menggelar pertemuan strategis untuk membahas peluang kerja sama dalam memperkuat ekosistem informasi nasional, meningkatkan literasi publik, serta menjaga keberlangsungan industri pers di tengah persaingan platform digital global.

Pembahasan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dan Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan yang berlangsung di Ruang Rapat PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa, (3/11/2026).

Pentingnya penguatan etika, kompetensi, serta kaidah jurnalistik bagi insan pers di tengah kemudahan produksi informasi digital dipaparkan oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir.

“Di tengah situasi yang serba instan seperti sekarang, siapa pun bisa menjadi wartawan, siapa pun bisa menjadi redaktur, dan siapa pun bisa menjadi produser. Di sinilah pentingnya penguatan kompetensi dan etika wartawan,” ujar Akhmad Munir, Selasa, (3/11/2026).

Pertamina: Kredibilitas Jadi Pertimbangan Utama Pilih Mitra Media
Baca Juga

Pertamina: Kredibilitas Jadi Pertimbangan Utama Pilih Mitra Media

Koordinasi antara sumber informasi pemerintah dan wartawan dinilai penting agar penyampaian data kebijakan kepada masyarakat berjalan akurat serta meminimalisasi kesimpangsiuran informasi di ruang publik.

Tekanan bisnis dari platform digital global, dinamika persaingan lokal, serta pemenuhan hak penerbit (publisher rights) turut menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut.

“Padahal, yang kita inginkan adalah adanya kesetaraan dalam menentukan nilai ekonomi atas produk jurnalistik. Sementara itu, kita masih belum memiliki kekuatan yang cukup untuk memperjuangkan hal tersebut. Ini merupakan perjuangan panjang,” kata Akhmad Munir, Selasa, (3/11/2026).

Jaringan PWI yang menjangkau berbagai daerah dengan jumlah anggota mencapai hampir 35 ribu wartawan ditegaskan sebagai modal besar dalam mengawal literasi masyarakat.

Pembangunan Rusun ASN dan MBR di IKN Tembus 97,57 Persen
Baca Juga

Pembangunan Rusun ASN dan MBR di IKN Tembus 97,57 Persen

“DNA PWI jangan diragukan. DNA PWI adalah organisasi wartawan yang memiliki nilai kejuangan dan perjuangan. PWI dilahirkan oleh wartawan-wartawan pejuang yang turut mengantarkan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nilai-nilai perjuangan itu terus kita jaga dan relevansikan hingga masa mendatang,” tutur Akhmad Munir, Selasa, (3/11/2026).

Peluang kolaborasi tersebut disambut positif oleh Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan guna mengantisipasi perubahan arus komunikasi publik yang dipengaruhi perkembangan teknologi serta big tech.

Tantangan penyebaran informasi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan algoritma media sosial turut dijelaskan oleh pihak Bakom RI.

“Sekarang, tren big data tersebut sudah dikombinasikan dengan ChatGPT dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Dunia menjadi semakin canggih,” kata Syahganda Nainggolan, Selasa, (3/11/2026).

Fenomena distorsi informasi media sosial dicontohkan pada pemberitaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sering kali terdistorsi oleh isu keracunan akibat dorongan algoritma platform.

“Ini merupakan dunia baru yang harus kita pahami. Kita tidak bisa melawan kekuatan platform begitu saja,” terang Syahganda Nainggolan, Selasa, (3/11/2026).

Pemkot Pontianak Dorong Sungai Jawi Jadi Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Kreatif
Baca Juga

Pemkot Pontianak Dorong Sungai Jawi Jadi Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Kreatif

Arahan Presiden Prabowo Subianto agar Bakom mengambil peran serius dalam mengomunikasikan kebijakan pemerintah dipastikan berjalan selaras dengan pemangku kepentingan siber dan tetap mengedepankan etika jurnalistik.

Kesiapan pemerintah untuk membangun kemitraan bersama pemilik media serta perusahaan pers daerah turut dinyatakan secara terbuka.

“Kami siap membangun kerja sama dengan para pemangku kepentingan, dengan insan pers, baik wartawan maupun pemilik media dan perusahaan pers,” tegas Syahganda Nainggolan, Selasa, (3/11/2026).

Rencana penyediaan fasilitas pendukung serta ruang bersama bagi PWI di gedung baru Bakom pada tahun mendatang turut disampaikan sebagai penutup koordinasi tersebut.

“Dulu, ketika saya masih menjadi aktivis buruh, saya pernah mendapatkan ruangan di sebuah tempat. Semua organisasi saat itu juga diberikan ruangan. Jadi, kalau memungkinkan, nanti kita siapkan juga ruangan, termasuk untuk teman-teman PWI,” pungkas Syahganda Nainggolan, Selasa, (3/11/2026).

(Rudi)