Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nasional

Pertamina: Kredibilitas Jadi Pertimbangan Utama Pilih Mitra Media

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Senin, 2 November 2026 · 12:341 menit baca
Pertamina: Kredibilitas Jadi Pertimbangan Utama Pilih Mitra Media
Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menyebut kredibilitas lebih utama daripada jangkauan dalam memilih mitra media, dalam diskusi IDMC 2026, Kamis (29/10/2026). (Dok. HO/TNP)

Corporate Secretary PT Pertamina, Arya Dwi Paramita, menyatakan kredibilitas dan akurasi menjadi pertimbangan perusahaan dalam memilih mitra media. Ia menyebut kecepatan pemberitaan di tengah derasnya arus informasi digital perlu diimbangi verifikasi dan prinsip check and balance.

Pernyataan itu disampaikan Arya dalam sesi diskusi Panel 6 Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026 bertajuk “Bagaimana Membangun Keterpercayaan Media Siber di Zaman Ketidakpastian”, Kamis (29/10/2026).

Menurut Arya, hubungan Pertamina dengan media tidak sebatas kepentingan publikasi. Media juga menjadi mitra sekaligus pengingat bagi perusahaan untuk memperbaiki kinerja. Karena itu, jangkauan bukan satu-satunya pertimbangan dalam memilih mitra media, sedangkan kredibilitas tetap menjadi faktor utama.

Arya mencontohkan pemberitaan bahan bakar jenis Pertalite yang diduga bercampur air. Informasi itu lebih dahulu beredar di media sosial sebelum Pertamina menyelesaikan pengecekan, lalu berkembang menjadi pemberitaan dan keluhan masyarakat. Hasil uji laboratorium kemudian menunjukkan Pertalite yang didistribusikan saat itu memenuhi standar yang berlaku. Dari contoh tersebut, Arya menyampaikan harapannya terhadap praktik pemberitaan.

Diskominfo Jatim sebut Semangat Wartawan Sumpah Pemuda Relevan di Era AI
Baca Juga

Diskominfo Jatim sebut Semangat Wartawan Sumpah Pemuda Relevan di Era AI

“Ketika viralitas sering menjadi kompas pemberitaan, kami selalu merindukan praktik ‘check and balance’ dalam setiap pemberitaan,” kata Arya.

Arya menilai isu energi perlu ditangani secara cermat karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, kinerja pemerintah, serta ketahanan dan kedaulatan bangsa. Media, menurut dia, perlu membedakan fakta, persepsi, dan informasi yang telah terverifikasi sebelum menyajikannya kepada publik.

Arya menegaskan Pertamina terbuka terhadap kritik dan masukan, termasuk dari media sosial, sebagai bahan evaluasi. Di sisi lain, media perlu menjaga independensi, akurasi, dan keberimbangan agar kepercayaan publik tetap terpelihara. Arya dan tim juga disebut selalu mencari masukan dalam setiap diskusi, termasuk dari media massa.

IDMC 2026 diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dengan tema “Media Reborn: Reinventing News Media in the Era of AI & Content Creator”. Konferensi itu berlangsung pada 28-29 Oktober 2026 di Shangri-La Hotel, Surabaya.

(Rudi)