Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Ragam

Berawal dari Ingin Kalahkan Teman SD di Lomba Lari, Amira Kini Jadi Bintang Muda Lintasan Atletik

Memei
Memei
Senin, 2 November 2026 · 17:591 menit baca
Berawal dari Ingin Kalahkan Teman SD di Lomba Lari, Amira Kini Jadi Bintang Muda Lintasan Atletik
Amira Syauqia, siswi SD Mujahidin Pontianak berusia 10 tahun, berlatih lari di [lokasi], [tanggal]. Ia juara 80 meter dan 200 meter putri pada Khatulistiwa Track & Field 2026 dan kini memperkuat kontingen atletik Kota Pontianak di Porprov XIV Kalbar 2026. (Foto: HO/TNP)

Keinginan sederhana untuk mengalahkan teman sekolah dalam sebuah lomba lari menjadi awal perjalanan Amira Syauqia menekuni atletik.

Dari motivasi kecil itu, siswi SD Mujahidin Pontianak ini mulai menorehkan prestasi di lintasan lari Kalimantan Barat.

Usianya baru 10 tahun, tetapi semangat Amira berkompetisi tidak kalah dari atlet yang lebih senior.

Terbaru, ia meraih prestasi dalam kejuaraan Khatulistiwa Track & Field 2026 pada tiga nomor: 200 meter putri, 80 meter putri, dan estafet 4×50 meter campuran.

Kejuaraan Renang Gubernur Cup II se-Kaltara Ditutup, Diikuti Sekitar 200 Peserta
Baca Juga

Kejuaraan Renang Gubernur Cup II se-Kaltara Ditutup, Diikuti Sekitar 200 Peserta

Pada nomor 80 meter dan 200 meter putri, Amira finis di posisi pertama. Pada nomor estafet campuran, ia bersama rekan-rekannya dari SD Mujahidin menempati posisi kedua.

Capaian itu menjadi catatan tersendiri, bukan hanya karena ia berdiri di podium, tetapi juga karena menunjukkan perkembangan kemampuannya di tengah persaingan atlet seusianya.

Kini tantangan yang lebih besar menanti. Amira dipercaya memperkuat kontingen atletik Kota Pontianak dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026, kesempatan untuk merasakan atmosfer kompetisi tingkat provinsi.

Meski masih muda, Amira tidak gentar. Lintasan yang lebih kompetitif baginya menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman, dan mengukur hasil latihan selama ini.

PELTI Kalbar Ikut Rakernas PELTI 2026 di Balikpapan, Bahas Kelembagaan hingga Pembinaan Atlet
Baca Juga

PELTI Kalbar Ikut Rakernas PELTI 2026 di Balikpapan, Bahas Kelembagaan hingga Pembinaan Atlet

Amira menyebut jadwal latihannya padat.

“Semuanya ini proses. Tidak ada prestasi yang didapat semudah membalik telapak tangan. Saat ini saya latihan pagi dan sore hari. Paling berat itu sebelum turun ke sekolah, subuh hari saya sudah ada di lintasan atletik untuk TC atletik persiapan Porprov. Setelah latihan lalu ke sekolah. Sore hari latihan lagi. Mudah-mudahan di Porprov pertama kali ini, saya bisa memberikan hasil terbaik buat Kota Pontianak,” ujarnya.

Perjalanan Amira menjadi pengingat bahwa mimpi besar tidak selalu berawal dari sesuatu yang luar biasa. Terkadang ia tumbuh dari keinginan sederhana seorang anak untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin.

Dari sekadar ingin mengalahkan teman sekolah, kini Amira berlari mengejar prestasi yang lebih jauh.

(Memei)