Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan mengintensifkan operasi pemadaman darat dan udara menyusul penurunan kualitas udara di Kota Palembang hingga menyentuh angka 247 pada Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) atau kategori sangat tidak sehat, Selasa, (1/9/2026).
Pengerahan kekuatan penuh dilakukan guna mengendalikan sisa area terbakar seluas 67,06 hektare yang tersebar di sejumlah titik prioritas, meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), Muara Enim, Musi Rawas Utara, OKU Timur, OKU, dan Ogan Ilir.
Peran krusial tim gabungan di garis depan pemadaman darat ditegaskan oleh Kepala BNPB, Suharyanto.
“Hasil operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan membuktikan bahwa Satgas Darat yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api, Basarnas, Relawan dan sektor swasta ini menjadi kekuatan utama dan harus semakin ditingkatkan kekuatannya,” ujar Suharyanto, Minggu, (30/8/2026).


