Arus investasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mengalami peningkatan. Dalam kurun waktu 1 Juli 2025 hingga 21 Juli 2026, sedikitnya 19 investor dan proyek telah mencapai kesepakatan mengikat, mulai dari Perjanjian Kerja Sama (PKS), perjanjian pemanfaatan tanah, akta notarial, hingga penetapan pemenang tender.
Otorita IKN mencatat secara kumulatif sebanyak 67 pelaku usaha telah menandatangani PKS per 15 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, setidaknya 17 merupakan pelaku investasi langsung dan dua pemenang tender proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Meskipun investor domestik masih mendominasi, modal asing juga mulai masuk melalui perusahaan patungan Indonesia-Singapura (NSSE), Ayedh Dejem Group asal Uni Emirat Arab, Star Bright asal Tiongkok, serta Dian Jaya yang terafiliasi dengan Dian Development asal Korea Selatan.
Nilai Investasi Langsung Capai Rp7,37 Triliun
Nilai komitmen investasi langsung yang tercatat mencapai sedikitnya Rp7,375 triliun. Angka tersebut berasal dari beberapa proyek utama, antara lain:
