Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai layak memperoleh alokasi insentif fiskal khusus dari pemerintah pusat seiring posisinya yang strategis sebagai daerah mitra penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa, (11/8/2026).
Peningkatan mobilitas penduduk, geliat aktivitas ekonomi, serta lonjakan kebutuhan jaringan transportasi dan fasilitas umum di sekitar wilayah IKN menuntut penguatan kapasitas keuangan daerah Kaltim secara mendesak.
Pentingnya dorongan anggaran tersebut disampaikan oleh alumni Pemuda Lemhannas RI asal Kaltim Viko Januardhy dalam keterangan tertulisnya.
Ia menekankan bahwa Kaltim semestinya memperoleh prioritas utama dalam skema kebijakan Transfer ke Daerah (TKD), terutama Dana Bagi Hasil (DBH), mengingat kontribusi masif sumber daya alam daerah terhadap pembangunan nasional.
