Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Smart & Green City

Wujudkan Perencanaan Akurat, Pemkot Pontianak Integrasikan Data Sektoral dan Peta Kewilayahan

Roska Putra
Roska Putra
Rabu, 23 September 2026 · 15:142 menit baca
Wujudkan Perencanaan Akurat, Pemkot Pontianak Integrasikan Data Sektoral dan Peta Kewilayahan
Sekda Kota Pontianak Amirullah bersama jajaran OPD dan BPS foto bersama dalam Forum Satu Data Indonesia 2026. (Dok. HO/Nusantara Post)

Pemerintah Kota Pontianak terus memperkuat tata kelola data sektoral dan informasi geospasial melalui penyelenggaraan Forum Satu Data Indonesia Tingkat Daerah Kota Pontianak Tahun 2026 di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak, Rabu (23/9/2026).

Forum tersebut diselenggarakan untuk memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak dalam menyamakan persepsi terhadap data yang dihasilkan dan dipublikasikan kepada publik.

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menegaskan pentingnya pemahaman yang selaras antara OPD dan BPS agar tidak timbul perbedaan penafsiran maupun keluaran atas jenis data yang sama.

“Begitu dirilis, kita bersepakat bahwa data itu adalah data yang sama, apakah dari perspektif OPD maupun dari BPS,” ujarnya.

Pemkot Pontianak Kenalkan SI PATUH PASAR, Inovasi Digital untuk Transparansi dan Kemudahan Retribusi Pedagang
Baca Juga

Pemkot Pontianak Kenalkan SI PATUH PASAR, Inovasi Digital untuk Transparansi dan Kemudahan Retribusi Pedagang

Amirullah menjelaskan bahwa langkah penguatan Satu Data ini diiringi dengan pengembangan kebijakan Satu Peta Kota Pontianak.

Penyajian data dan informasi kewilayahan berbasis peta dinilai krusial untuk mencakup kondisi aktual, seperti sebaran jalan, saluran, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga ruang terbuka hijau.

“Dalam forum ini kita saling koreksi, saling cross-check, dan disajikan misalnya dalam Jendela Pontianak Informasi (Jepin) yang dikoordinasi oleh Diskominfo,” katanya.

Ia menuturkan, validasi dan pemutakhiran berkala menjadi syarat mutlak untuk menjamin akurasi data. Data yang bersumber dari tahun-tahun sebelumnya harus terus diperbarui sesuai dinamika di lapangan.

Sekda Amirullah Tegaskan Akurasi Data SPM, Ingatkan Aparatur Kota Pontianak Jangan Main-Main dengan Pelayanan Dasar
Baca Juga

Sekda Amirullah Tegaskan Akurasi Data SPM, Ingatkan Aparatur Kota Pontianak Jangan Main-Main dengan Pelayanan Dasar

Meski integrasi data di Kota Pontianak sudah berjalan, penyempurnaan tetap diperlukan untuk melengkapi data yang kurang.

“Jadi sudah kita lakukan, sudah terselenggara, sudah terintegrasi datanya, tinggal kelengkapannya terhadap data yang kurang, kemudian yang belum di-update dan sebagainya,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak Syamsul Akbar menyampaikan bahwa forum ini merupakan komitmen Pemkot Pontianak dalam menegakkan tata kelola data yang transparan dan berkualitas, merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 serta Peraturan Wali Kota Pontianak Nomor 89 Tahun 2025.

“Dengan data yang berkualitas dan terintegrasi kita dapat mewujudkan perencanaan yang lebih tepat serta pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Syamsul Akbar menambahkan, agenda tahun ini menargetkan kesepakatan Daftar Data Kota Pontianak Tahun 2026 serta penghapusan redundansi data guna mendukung integrasi data statistik sektoral dan geospasial secara menyeluruh.

“Saya berharap forum ini menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola data dan mewujudkan Satu Data Satu Peta Kota Pontianak sebagai fondasi pembangunan daerah berbasis data dan berwawasan kewilayahan,” tutupnya.

(Roska)