Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Breaking News

Eskalator Stasiun Duri Mendadak Berbalik Arah, 12 Penumpang Mengalami Luka

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Sabtu, 3 Oktober 2026 · 20:302 menit baca
Eskalator Stasiun Duri Mendadak Berbalik Arah, 12 Penumpang Mengalami Luka
Eskalator di Stasiun Duri mendadak berbalik arah turun hingga akibatkan 12 penumpang luka-luka; KAI Commuter terjunkan teknisi prinsipal selidiki penyebab. (Dok. Komunitas Sahabat Kereta/Via X)

Eskalator akses peron jalur 5 Stasiun Duri, Tambora, Jakarta Barat, dilaporkan mengalami malafungsi mendadak saat beroperasi pada jam sibuk, Sabtu, (3/10/2026).

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.44 hingga 07.45 WIB ketika tangga berjalan yang tengah bergerak naik mendadak berbalik arah turun secara tiba-tiba, mengakibatkan 12 orang pengguna jasa kereta rel listrik (KRL) terjatuh dan mengalami luka-luka.

Sebanyak 10 korban dewasa dan dua anak-anak dilaporkan menderita luka ringan. Seluruh korban langsung dievakuasi oleh petugas stasiun ke Pos Kesehatan (Poskes) Stasiun Duri untuk mendapatkan tindakan medis pertama.

Permohonan maaf serta penanganan tanggap darurat disampaikan langsung oleh VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda. Langkah cepat pertolongan pertama di lokasi dipaparkan dalam keterangannya.

Tim DVI Identifikasi 20 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, 22 Lainnya Uji DNA
Baca Juga

Tim DVI Identifikasi 20 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, 22 Lainnya Uji DNA

“Begitu kejadian diketahui, petugas di Stasiun Duri langsung merespons dan memberikan pertolongan untuk evakuasi. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal,” kata Karina Amanda, Sabtu, (3/10/2026).

Dari total korban, sebanyak lima orang telah diperbolehkan melanjutkan perjalanan, lima orang lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Duta Indah guna perawatan lanjutan, dan dua orang menjalani masa observasi kesehatan. Tanggung jawab pemulihan kesehatan para korban ditegaskan dalam keterangannya.

“Kami akan terus memastikan kondisi seluruh pengguna tersebut serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” ujar Karina.

Guna mencegah risiko kecelakaan lanjutan, area eskalator menuju jalur 5 langsung disterilkan dan ditutup sementara dari aktivitas mobilitas penumpang.

Pemeriksaan komprehensif terhadap mesin tangga berjalan tersebut melibatkan tim teknisi internal KAI Commuter serta teknisi pihak prinsipal pabrikan penyedia unit eskalator. Pengerahan tenaga ahli perawatan mesin dipaparkan dalam penjelasannya.

Viral Kabar Perempuan Terjatuh di Sungai Kakap, Polisi Selidiki Dugaan Begal
Baca Juga

Viral Kabar Perempuan Terjatuh di Sungai Kakap, Polisi Selidiki Dugaan Begal

“Saat ini proses pemeriksaan teknis masih dilakukan baik oleh teknisi KAI Commuter maupun pihak teknisi prinsipal yang melakukan perawatan atas eskalator,” kata Karina Amanda.

Penyelidikan mendalam terus dipacu agar kendala teknis dapat segera teratasi tanpa mengganggu kelancaran alur pergerakan penumpang kereta. Komitmen audit teknis dan evaluasi menyeluruh diuraikan sebagai penutup penjelasannya.

“Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna yang terdampak dan Kami akan memastikan penanganan dilakukan dengan baik. Untuk kondisi dan penyebab gangguan pada eskalator, saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknis,” kata Karina.

Selama proses perbaikan berlangsung, pihak KAI Commuter mengimbau para penumpang KRL di Stasiun Duri untuk tetap tertib mengikuti arahan petugas di peron dan menggunakan fasilitas tangga manual alternatif yang telah disiagakan.

(Tony)