Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Asrama Haji Pontianak Disiapkan untuk Menginap 180 Personel Militer Jepang Tangani Karhutla

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 4 September 2026 · 01:112 menit baca
Asrama Haji Pontianak Disiapkan untuk Menginap 180 Personel Militer Jepang Tangani Karhutla
Asrama Haji Pontianak disiapkan untuk menginap 180 personel militer Jepang yang dijadwalkan membantu operasi pemadaman karhutla Kalbar mulai 10 September 2026. (Dok. Ist)

Fasilitas Asrama Haji Pontianak disiapkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalimantan Barat sebagai lokasi transit dan tempat menginap bagi 180 personel militer Jepang yang dijadwalkan membantu operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis, (3/9/2026).

Rencana penempatan kontingen militer asing bersama prajurit TNI tersebut dipaparkan secara langsung oleh Kepala Kanwil Kemenhaj Kalbar, Kamaludin, di Pontianak.

“Asrama Haji Pontianak ini akan menjadi tempat transit sementara bagi sekitar 180 personel Jepang yang direncanakan membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat,” kata Kamaludin, Kamis, (3/9/2026).

Pengecekan fisik yang meliputi kesiapan kamar tidur, aula pertemuan, fasilitas pendukung, serta lingkungan kawasan asrama telah ditinjau secara langsung, kendati realisasi pelaksanaannya masih menunggu surat perintah penugasan resmi dari kementerian terkait.

Pantau Titik Api di Kubu Raya, Gubernur Kalbar Salurkan Logistik Tim Pemadam Karhutla
Baca Juga

Pantau Titik Api di Kubu Raya, Gubernur Kalbar Salurkan Logistik Tim Pemadam Karhutla

Status kepastian administratif perbantuan personel internasional tersebut diuraikan lebih lanjut dalam keterangannya.

“Mereka baru melakukan survei kamar, aula, fasilitas pendukung, dan lingkungan asrama. Belum memberikan surat resmi kepada kami, jadi kami masih menganggap ini tentatif,” kata dia.

Berdasarkan rancangan teknis di lapangan, rombongan tentara Jepang dijadwalkan mulai masuk ke Asrama Haji Pontianak pada 10 September 2026 dengan masa penugasan penanggulangan karhutla selama sekitar 21 hari. Jadwal masuk personel ke fasilitas penginapan tersebut ditegaskan kembali dalam keterangannya.

“Kalau memang jadi, mereka akan datang masuk Asrama Haji tanggal 10 September 2026,” ujarnya.

Pantau Titik Api di Kubu Raya, Gubernur Kalbar Salurkan Logistik Tim Pemadam Karhutla
Baca Juga

Pantau Titik Api di Kubu Raya, Gubernur Kalbar Salurkan Logistik Tim Pemadam Karhutla

Dalam misi kemanusiaan ini, kekuatan personel militer Jepang direncanakan mendapat sokongan armada tempur berupa tiga helikopter angkut berat jenis CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) serta satu unit kapal pendarat JS Kunisaki.

Sebelumnya, Asrama Haji Pontianak telah digunakan sebagai basis akomodasi pasukan operasi karhutla, yakni 120 prajurit TNI Angkatan Laut selama delapan hari, 300 personel TNI Angkatan Darat dari Mabes TNI, serta 104 personel Korps Brimob Polri.

Fungsi strategis fasilitas keagamaan tersebut dalam mendukung penanganan kedaruratan daerah ditegaskan sebagai penutup penjelasannya.

“Kesiapan Asrama Haji Pontianak tersebut memperkuat fungsi fasilitas itu tidak hanya untuk pelayanan haji dan umrah, tetapi juga sebagai sarana pendukung misi kemanusiaan dalam menghadapi kondisi darurat di Kalimantan Barat,” tutur Kamaludin.

Pelayanan reguler ibadah haji dan umrah bagi masyarakat di Asrama Haji Pontianak dipastikan tetap beroperasi secara normal tanpa terganggu penyiapan tempat tinggal darurat bencana tersebut.

(Hendrawan)