Sab, 29/08/26 · 03.23.52
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Bulu Tangkis

Ganda putri Jepang Nijika Kamata dan Maya Taguchi, sukses mengamankan tiket semifinal POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 29 Agustus 2026 · 09:301 menit baca
Ganda putri Jepang Nijika Kamata dan Maya Taguchi, sukses mengamankan tiket semifinal POLYTRON Pontianak International Challenge 2026
Ganda putri Jepang Kamata/Taguchi melaju ke semifinal Pontianak International Challenge 2026 usai tundukkan wakil Indonesia Salsabila/Sheila 21-13, 21-17. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Ganda putri Jepang, Nijika Kamata dan Maya Taguchi, sukses mengamankan tiket semifinal POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 setelah menundukkan wakil tuan rumah Salsabila Zahra Aulia dan Sheila Lidia dengan skor meyakinkan 21-13, 21-17 di Terpadu Stadium, Pontianak, Jumat (28/8/2026).

Bermain di bawah atmosfer penonton tuan rumah yang masif tidak menyurutkan mentalitas pasangan Jepang tersebut. Mereka mendominasi jalannya pertandingan sejak awal match pertama hingga mengunci kemenangan dua match langsung.

Nijika Kamata mengakui bahwa dukungan luar biasa dari publik Pontianak sempat menghadirkan tekanan tersendiri di lapangan. Namun, ia berhasil meredamnya dengan meminimalisir kesalahan sendiri (unforced error) dan memaksimalkan senjata utamanya.

“Dukungan penonton Indonesia sangat banyak. Meskipun ada sedikit tekanan, saya tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Saya bisa mengeluarkan kekuatan terbaik saya, yaitu serangan jump smash, jadi saya merasa sangat senang dan lega,” ujar Nijika usai pertandingan.

Meski Kurang Fit Richie Richardo Berhasil Lolos Perempat Final lawan Tan Jia Jie POLYTRON Pontianak International Challenge 2026
Baca Juga

Meski Kurang Fit Richie Richardo Berhasil Lolos Perempat Final lawan Tan Jia Jie POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Di sisi lain, Maya Taguchi menyoroti kualitas teknis yang dimiliki oleh para pebulu tangkis Indonesia. Menurutnya, menghadapi ganda putri tuan rumah menuntut konsentrasi tinggi, terutama dalam meredam pertahanan kokoh dan variasi teknik lawan. Kunci kemenangan mereka terletak pada kedisiplinan dan kemampuan mengontrol tempo melalui permainan sabar.

“Pemain Indonesia memiliki kemampuan dan teknik yang sangat bagus, pertahanan mereka juga sangat hebat. Kami berpikir bahwa kami hanya bisa menang jika bermain sabar, jadi kami sangat bersyukur bisa bermain sabar dan memenangkan match ini,” ungkap Maya.

Atmosfer pertandingan semakin menantang ketika para pemain harus menghadapi tekanan ganda di lapangan, baik dari lawannya di seberang net maupun riuh rendah dukungan penonton yang memadati arena. Kendati demikian, kematangan strategi dan fokus tinggi membawa wakil Jepang ini keluar sebagai pemenang.

Menatap babak semifinal berikutnya, Kamata dan Taguchi menegaskan kesiapan penuh untuk kembali menampilkan performa terbaik. Evaluasi menyeluruh serta penyusunan strategi yang matang telah disiapkan demi menjaga asa melaju ke partai puncak ajang internasional ini.

(Hendrawan)