Sen, 03/08/26 · 11.54.17
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

HWDI Dorong Aksi Iklim Inklusif Lewat Lokakarya Kepemimpinan Perempuan Disabilitas

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Senin, 3 Agustus 2026 · 17:371 menit baca
HWDI Dorong Aksi Iklim Inklusif Lewat Lokakarya Kepemimpinan Perempuan Disabilitas
HWDI menggelar Lokakarya Kepemimpinan Perempuan Disabilitas di Pontianak untuk mendorong integrasi perspektif inklusif dan gender dalam kebijakan aksi iklim. (Dok. HWDI)

Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) menggelar Lokakarya Kepemimpinan Perempuan Penyandang Disabilitas untuk mendorong aksi iklim yang inklusif dan berkeadilan gender di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang didukung The Asia Foundation (TAF) melalui program Inclusive Climate Action (In-Climate) tersebut diikuti oleh 79 peserta, termasuk sembilan kawan disabilitas muda dari ragam disabilitas tuli, daksa, rungu, netra, hingga intelektual.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan komitmennya untuk menjamin kesetaraan dan meletakkan kelompok disabilitas sebagai aktor penting pembangunan, khususnya dalam mitigasi serta adaptasi perubahan iklim.

“Setiap manusia diciptakan dengan potensi luar biasa yang beragam. Penyandang disabilitas bukan sekedar kelompok penerima manfaat, melainkan subjek dan aktor penting pembangunan yang memiliki peran, pengalaman serta kapasitas kepemimpinan yang sangat bernilai. Dan pemerintah Provinsi Kalbar terus berkomitmen mendorong dan menjamin kesetaraan disemua sektor, termasuk dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,” kata Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Kalbar Sefpri Kurniadi saat membacakan sambutan Gubernur Kalbar, Senin, (3/8/2026).

Pemprov Kalbar Dorong Raperda Pajak dan Retribusi Daerah di DPRD
Baca Juga

Pemprov Kalbar Dorong Raperda Pajak dan Retribusi Daerah di DPRD

Pesan penguatan juga disampaikan kepada para peserta agar terus mengasah potensi kepemimpinan demi kemajuan daerah.

“Suara dan kontribusi anda sekalian sangat berarti bagi kemajuan daerah ini,” ungkapnya.

Peningkatan pemahaman mengenai hak asasi manusia, prinsip inklusi, serta keterkaitan krisis iklim dengan gender dan disabilitas menjadi fokus utama penyelenggaraan lokakarya ini.

“Juga untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai hubungan antara krisis iklim, gender, dan disabilitas serta meningkatkan pemahaman peserta mengenai penerapan Akomodasi yang Layak dalam penyelenggaraan kegiatan maupun pelayanan public dan mendorong komitmen peserta untuk mengintegrasikan perspektif disabilitas dalam kebijakan dan program aksi iklim di institusinya,” kata Ketua HWDI Kalbar Linda Fardini.

Temui Sopir Demo, Gubernur Kalbar Soroti Permainan Barcode dan Solar Di Atas HET
Baca Juga

Temui Sopir Demo, Gubernur Kalbar Soroti Permainan Barcode dan Solar Di Atas HET

Implementasi program dilakukan melalui penyusunan Modul Pengembangan Kapasitas Disabilitas Inklusif dalam Aksi Iklim yang dirancang dari hasil kajian, konsultasi, dan pelatihan fasilitator.

Modul tersebut didiseminasikan melalui pelatihan sensitisasi guna memperkuat kapasitas pemangku kepentingan dalam menyediakan akomodasi yang layak serta mengintegrasikan perspektif disabilitas pada kebijakan publik.

(Dayank Ana)