Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Jatuh dari KM Eka Prima, ABK Asal Jakarta Hilang di Perairan Kakap Kubu Raya

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Jumat, 9 Oktober 2026 · 10:511 menit baca
Jatuh dari KM Eka Prima, ABK Asal Jakarta Hilang di Perairan Kakap Kubu Raya
ABK KM Eka Prima asal Jakarta Selatan, Dicka Wahyudi (21), hilang usai jatuh di perairan Sungai Kakap; Kantor SAR Pontianak kerahkan tim pencari gabungan. (Dok. SAR)

Tim SAR gabungan menggelar operasi pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) KM Eka Prima, Dicka Wahyudi (21), yang dilaporkan hilang usai terjatuh di perairan Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kamis, (8/10/2026).

Korban yang tercatat sebagai warga Gang Raufal, Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan tersebut diduga tercebur ke laut saat kapal penangkap ikan bertolak dari Pelabuhan Kakap menuju daerah tangkapan pada Rabu, (7/10/2026) malam.

Kronologi hilangnya ABK kapal motor tersebut diterangkan langsung oleh Kepala Kantor SAR Pontianak, Budiono. Upaya pencarian awal oleh awak kapal dipaparkan dalam penjelasannya.

“Setelah mengetahui korban tidak ada di kapal, kru melakukan pencarian secara mandiri. Namun, korban belum ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Kantor SAR Pontianak,” ujar Budiono, Kamis, (8/10/2026).

Tertibkan Administrasi Relawan, Pemkot Pontianak Mutakhirkan Data Satlinmas Lewat SIM Linmas
Baca Juga

Tertibkan Administrasi Relawan, Pemkot Pontianak Mutakhirkan Data Satlinmas Lewat SIM Linmas

Berdasarkan data operasional, KM Eka Prima berangkat meninggalkan dermaga pada pukul 19.00 WIB. Selang dua jam 50 menit berlayar, tepatnya pukul 21.50 WIB, rekan kerja korban menyadari Dicka Wahyudi sudah tidak berada di dek kapal tanpa diketahui pasti penyebab jatuhnya korban.

Merespons laporan darurat tersebut, regu penyelamat diberangkatkan ke koordinat kejadian dengan mengerahkan unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Pontianak yang dilengkapi perangkat selam, peralatan medis, serta logistik evakuasi laut. Pola koordinasi lintas unsur penyelamat diuraikan dalam keterangannya.

“Kami berkoordinasi dengan instansi terkait dan potensi SAR untuk mendukung upaya pencarian. Perkembangan operasi terus dipantau berdasarkan kondisi dan hasil di lapangan,” katanya.

Tertibkan Utilitas Semrawut, Pemkot Pontianak Rapikan Jaringan Kabel Ruang Publik
Baca Juga

Tertibkan Utilitas Semrawut, Pemkot Pontianak Rapikan Jaringan Kabel Ruang Publik

Penyisiran perairan terus diperluas oleh tim penyelamat gabungan bersama aparat terkait dan nelayan setempat, sementara keberadaan pemuda berusia 21 tahun tersebut masih belum ditemukan hingga operasi hari pertama dihentikan sementara menjelang petang.

(Rudi)