Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Utara

Gubernur Pastikan TPP ASN di Lingkungan Pemprov Kaltara Tetap Dibayarkan Penuh

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Jumat, 17 April 2026 · 22:161 menit baca
Gubernur Pastikan TPP ASN di Lingkungan Pemprov Kaltara Tetap Dibayarkan Penuh
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, menegaskan terkait pembayaran TPP ASN yang akan tetap dibayarkan penuh tanpa potongan di Tanjung Selor, Rabu (15/4/2026). (Dok. DKSIP Kaltara)

Nusantarapost.news, Kalimantan Utara – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan kepastian terkait hak-hak finansial pegawainya. Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, menegaskan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak akan mengalami pemotongan dan tetap dibayarkan secara utuh.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur di sela-sela kegiatan Konsultasi Regional (Konreg) PDRB Kasulampua yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (15/4/2026).

Gubernur Zainal menyampaikan bahwa meskipun kondisi keuangan daerah menghadapi berbagai tantangan, Pemprov Kaltara tetap memprioritaskan kesejahteraan para pegawai. Menurutnya, TPP merupakan komponen penting dalam mendukung kinerja ASN.

“TPP ASN tidak ada yang kita potong dan tetap dibayarkan penuh,” tegas Zainal.

Gubernur Kaltara Minta Perusahaan Hulu Migas Buka Peluang Kerja Luas bagi Putra-Putri Daerah
Baca Juga

Gubernur Kaltara Minta Perusahaan Hulu Migas Buka Peluang Kerja Luas bagi Putra-Putri Daerah

Ia juga memastikan bahwa selain nilainya yang tetap utuh, jadwal pembayaran TPP tidak akan mengalami keterlambatan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan ekonomi setiap pegawai yang bervariasi.

Kebijakan untuk tidak memangkas TPP ini didasari pada pemahaman mendalam pemerintah terhadap kondisi riil di lapangan. Gubernur berharap ASN dapat terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat seiring dengan kepastian kesejahteraan yang diberikan negara.

“TPP ASN tetap utuh dan dibayarkan tepat waktu,” tambahnya.

Lestarikan Budaya dan Gerakkan Ekonomi, Festival Sungai Kayan 2026 Libatkan 3.500 Pendayung dan 1.300 UMKM
Baca Juga

Lestarikan Budaya dan Gerakkan Ekonomi, Festival Sungai Kayan 2026 Libatkan 3.500 Pendayung dan 1.300 UMKM

Meski berkomitmen menjaga pembiayaan tersebut secara mandiri, Zainal juga berharap adanya dukungan tambahan anggaran dari pemerintah pusat.

Hal ini dinilai krusial untuk terus menjaga stabilitas fiskal daerah serta memastikan program kesejahteraan ASN dapat berkelanjutan di masa mendatang.

(Rld)