Sen, 24/08/26 · 03.44.46
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Kebakaran Lahan Sawit PT Saraswati Agro Estate di Landak Hanguskan 30 Hektare

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Senin, 24 Agustus 2026 · 09:062 menit baca
Kebakaran Lahan Sawit PT Saraswati Agro Estate di Landak Hanguskan 30 Hektare
Kebakaran lahan sawit PT Saraswati Agro Estate di Desa Pak Mayam Landak hanguskan 30 hektare gambut, api berhasil dipadamkan tim gabungan Minggu malam. (Dok. Polres Landak)

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar 30 hektare area perkebunan kelapa sawit milik PT Saraswati Agro Estate di Blok G11, G12, dan G13, Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Minggu, (23/8/2026).

Titik api yang sempat menyala sejak Sabtu, (22/8/2026) kembali meluas di atas struktur tanah gambut sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim gabungan pada Minggu malam pukul 19.15 WIB.

Operasi pemadaman di lokasi melibatkan puluhan personel dari Satuan Samapta Polres Landak, Polsek Ngabang, BPBD Kabupaten Landak, KPH Landak, serta regu pemadam kebakaran internal perusahaan.

Respons cepat penanganan titik api berbasis pantauan aplikasi Lancang Kuning dipaparkan oleh Kepala Satuan Samapta Polres Landak, Zulianto, mewakili Kapolres Landak Devi Ariantari.

Karhutla Dominasi Laporan Bencana Nasional, Ratusan Hektare Lahan Terbakar
Baca Juga

Karhutla Dominasi Laporan Bencana Nasional, Ratusan Hektare Lahan Terbakar

“Begitu mendapatkan informasi adanya titik panas, personel langsung bergerak melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan. Kami bersama seluruh unsur terkait berupaya semaksimal mungkin agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Zulianto, Minggu, (23/8/2026).

Karakteristik tanah gambut yang rawan menyimpan bara api di lapisan bawah tanah diantisipasi melalui prosedur pembasahan menyeluruh (cooling down). Teknis pemadaman bara api bawah permukaan dijelaskan lebih lanjut dalam keterangannya.

“Penanganan tidak hanya sebatas memadamkan api yang terlihat, tetapi juga memastikan tidak ada bara yang tersisa. Karena itu, proses pendinginan dan pemantauan tetap menjadi bagian penting setelah api berhasil dipadamkan,” tambahnya.

Peristiwa ini dipastikan nihil korban jiwa karena titik lokasi berada jauh dari kawasan permukiman penduduk, sementara penyebab kemunculan api dan total kerugian materiel masih dalam tahap penyelidikan kepolisian. Apresiasi atas kecepatan penanganan oleh tim terpadu disampaikan oleh Manajer PT Saraswati Agro Estate.

ISPU Capai Angka 193, Wali Kota Pontianak Imbau Warga Wajib Pakai Masker
Baca Juga

ISPU Capai Angka 193, Wali Kota Pontianak Imbau Warga Wajib Pakai Masker

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah bersama-sama membantu melakukan pemadaman. Sejak mendapat informasi adanya kebakaran, kami langsung mengerahkan personel dan unit pemadam kebakaran perusahaan untuk mendukung proses penanganan di lapangan. Kami berharap kondisi ini dapat segera benar-benar aman dan tidak terjadi kembali kebakaran di lokasi lainnya,” ungkapnya.

Patroli dan pengawasan visual tetap disiagakan di area bekas terbakar guna mencegah potensi kebakaran susulan di tengah musim kemarau.

(Rudi)