Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Kemarau dan Karhutla Mengeringkan Sumur Warga, Brimob Salurkan 11.000 Liter Air di Kubu Raya

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Rabu, 9 September 2026 · 23:381 menit baca
Kemarau dan Karhutla Mengeringkan Sumur Warga, Brimob Salurkan 11.000 Liter Air di Kubu Raya
Brimob Polda Kalbar salurkan 11.000 liter air bersih per hari untuk warga Desa Kuala Dua Kubu Raya yang terdampak kekeringan kemarau dan karhutla. (Dok. Polda Kalbar)

Satuan Brimob Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyalurkan 11.000 liter air bersih layak konsumsi per hari guna mengatasi krisis air yang melanda warga akibat kemarau berkepanjangan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya, Rabu, (9/9/2026).

Penyaluran pasokan air bersih difokuskan menyasar permukiman warga di kawasan Danau Hoce, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, yang mengalami penyusutan sumber air baku tanah imbas kemarau terik serta kepungan asap gambut.

Bantuan air tangki tersebut dialokasikan langsung untuk mencukupi kebutuhan konsumsi minum dan keperluan domestik harian masyarakat.

Krisis Air Bersih Meluas, Ratusan Warga Arang Limbung Kubu Raya Padati Truk Meriam Air Polisi
Baca Juga

Krisis Air Bersih Meluas, Ratusan Warga Arang Limbung Kubu Raya Padati Truk Meriam Air Polisi

Apresiasi atas pasokan air bersih di tengah fase krisis kekeringan disampaikan oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Satpol PP Kubu Raya, Nur Alamsyah, kepada jajaran kepolisian daerah.

Tanggung jawab kepolisian dalam penanggulangan dampak bencana hidrometeorologi kering diterangkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Barat, Bambang Suharyono.

“Selain menjalankan tugas sebagai penegak hukum, Polri juga memiliki tanggung jawab untuk hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk membantu warga yang terdampak bencana kemarau panjang dan Karhutla. Melalui pendistribusian air bersih ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Bambang Suharyono, Rabu, (9/9/2026).

Distribusi air bersih dengan kapasitas harian belasan ribu liter tersebut dipastikan terus berjalan secara berkesinambungan ke kantong-kantong permukiman lain di Kubu Raya hingga pasokan air tanah kembali stabil.

(Tony)