Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Lantik Pengurus Tiga Kecamatan, Wali Kota Pontianak Dorong Penguatan Majelis Taklim

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 26 September 2026 · 11:422 menit baca
Lantik Pengurus Tiga Kecamatan, Wali Kota Pontianak Dorong Penguatan Majelis Taklim
Wali Kota Edi Rusdi Kamtono lantik pengurus PC BKMT tiga kecamatan di Pontianak; dorong majelis taklim perkuat peran keagamaan dan pemberdayaan perempuan. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak mendorong Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) memperkokoh posisi sebagai penggerak pembinaan umat sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam memelihara kerukunan sosial warga, Sabtu, (26/9/2026).

Arahan tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Pimpinan Cabang (PC) BKMT Kecamatan Pontianak Barat, Pontianak Timur, dan Pontianak Utara di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Jumat (25/9/2026).

Jaringan struktural organisasi yang menjangkau hingga tingkat kecamatan dinilai memiliki pengaruh nyata dalam membimbing kelompok-kelompok pengajian di tengah masyarakat. Peran penting kelembagaan tersebut diuraikan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

“BKMT ini memiliki peran yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat. Dengan kepengurusan sampai tingkat kecamatan, BKMT bisa menjadi motivator bagi majelis-majelis taklim yang ada,” ujar Edi Rusdi Kamtono, Jumat, (25/9/2026).

Lantik Hendra Jadi Pj Sekda Kalbar, Ria Norsan Instruksikan Fokus Tangani Karhutla
Baca Juga

Lantik Hendra Jadi Pj Sekda Kalbar, Ria Norsan Instruksikan Fokus Tangani Karhutla

Penyelarasan agenda organisasi dengan program pembangunan pemerintah daerah diharapkan terus diperluas, khususnya dalam menyukseskan agenda kegiatan keagamaan berskala besar di wilayah perkotaan. Identitas sosial masyarakat Kota Pontianak ditekankan kembali dalam keterangannya.

“BKMT ini kumpulan majelis-majelis taklim yang ada. Jadi ini juga mencerminkan wajah masyarakat Kota Pontianak yang religius dan humanis,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, penegasan haluan kerja kepengurusan baru dipaparkan oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) BKMT Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie. Peringatan Maulid Nabi dinilai sebagai fondasi moral dalam menjalankan amanah kepengurusan yang selaras dengan tema organisasi. Makna filosofis di balik penetapan tema kegiatan tersebut dibeberkan dalam penjelasannya.

Perkuat Regulasi Perlindungan Anak, Desa Sungkung II Deklarasikan Perdes DRPPA di Bengkayang
Baca Juga

Perkuat Regulasi Perlindungan Anak, Desa Sungkung II Deklarasikan Perdes DRPPA di Bengkayang

“Tema ini bukan sekadar penghias acara, tetapi merupakan doa, komitmen, sekaligus pedoman bagi kita semua, khususnya bagi pengurus yang baru saja dilantik,” katanya.

Konsep kerja organisasi kemudian dijabarkan ke dalam tiga pilar utama. Pilar pertama mencakup sifat amanah dan integritas pengurus, sedangkan pilar kedua menekankan soliditas internal guna memperluas jangkauan dakwah di akar rumput. Pentingnya merawat persatuan antaranggota diserukan dalam sambutannya.

“Rajutlah tali ukhuwah Islamiyah yang kuat dan jaga kekompakan. Dengan kesolidan, dakwah dan syiar Islam akan jauh lebih mudah kita bumikan di Kota Pontianak,” jelasnya.

Adapun pilar ketiga berorientasi pada aspek keberlanjutan program kerja yang responsif terhadap perubahan sosial serta fokus pada pembinaan ketahanan keluarga. Arah kontribusi nyata organisasi dirumuskan sebagai penutup paparannya.

“BKMT harus mampu beradaptasi dengan tantangan zaman. Hadirkan program-program majelis taklim yang mencerdaskan, memberdayakan perempuan, memperkuat keluarga, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.

Pelantikan serentak jajaran kepengurusan tingkat kecamatan ini diharapkan dapat memperkuat syiar keagamaan yang inklusif sekaligus memantapkan peran kaum perempuan dalam memajukan ketahanan sosial di Kota Pontianak.

(Hendrawan)