Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

Sambut Peluang Ekonomi IKN, Warga Kutai Barat Dorong Pengembangan Lumbung Pangan dan SDM

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 26 September 2026 · 11:141 menit baca
Sambut Peluang Ekonomi IKN, Warga Kutai Barat Dorong Pengembangan Lumbung Pangan dan SDM
Warga Kutai Barat dorong pemetaan peluang ekonomi IKN; usulkan wilayahnya jadi lumbung pangan Nusantara serta desak peningkatan kualitas SDM pertanian lokal. (Dok. OIKN)

Warga Kabupaten Kutai Barat mendorong pemerintah daerah dan pemangku kepentingan segera menyusun pemetaan potensi ekonomi lokal agar daerah perbatasan penyangga tersebut tidak sekadar menjadi penonton di tengah masifnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, (26/9/2026).

Langkah antisipasi dan kesiapan daerah dinilai mendesak guna menangkap limpahan perputaran rantai pasok kebutuhan pangan maupun jasa bagi ibu kota baru.

Faktor pemicu transformasi sosial ekonomi masyarakat lokal diuraikan oleh warga Kutai Barat, Sarnelius. Dinamika lingkungan masyarakat dinilai dipengaruhi oleh ragam sektor industri ekstraktif.

“Tetapi juga karena perusahaan tambang, perkebunan dan gaya hidup,” kata Sarnelius, Jumat, (25/9/2026).

Kejar Target 2028, Otorita IKN Rampungkan 20 Tower ASN dan Gaet Investasi Rp71 Triliun
Baca Juga

Kejar Target 2028, Otorita IKN Rampungkan 20 Tower ASN dan Gaet Investasi Rp71 Triliun

Peluang diversifikasi ekonomi di luar sektor tambang didorong agar segera digarap melalui penyusunan peta jalan produksi komoditas pangan yang terukur. Aspirasi pembentukan sentra lumbung produksi pangan diuraikan dalam keterangannya.

“Kalau pendapat saya ada beberapa sektor yang bisa dikembangkan di Kubar, misalnya pariwisata. Selanjutnya kita jadikan Kubar sebagai lumbung pangan IKN,” ujarnya.

Komoditas penopang pangan tersebut meliputi sektor peternakan, perikanan darat, perkebunan, tanaman padi sawah, hingga tanaman hortikultura yang melibatkan partisipasi aktif petani dan masyarakat adat setempat. Selain perbaikan infrastruktur konektivitas jalan dan jembatan, kesiapan sumber daya manusia (SDM) dipandang sebagai pondasi terpenting dalam memenangi persaingan ekonomi kawasan. Peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal diserukan lewat program pelatihan kejuruan terpadu.

“Misalnya, kirim orang-orang kita untuk belajar ke sentra-sentra pertanian, peternakan, perikanan dan lainnya di luar daerah,” ucapnya.

Tertibkan Bangunan Liar di Tahura Bukit Soeharto, Tim Gabungan IKN Amankan Hutan Konservasi
Baca Juga

Tertibkan Bangunan Liar di Tahura Bukit Soeharto, Tim Gabungan IKN Amankan Hutan Konservasi

Sinergi terpadu antara pemerintah daerah, kelompok masyarakat sipil, dan kalangan pelaku usaha diharapkan segera terjalin agar Kutai Barat siap memasok komoditas konsumsi harian IKN secara berkesinambungan.

(Hendrawan)