Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) mengerahkan personel untuk mengawal aksi unjuk rasa gabungan aliansi mahasiswa di depan Markas Polda Kalbar, Jumat (19/6/2026). Rangkaian pengamanan diawali dengan Apel Kesiapan Personel di Lapangan Jananuraga guna memastikan jalannya penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib.
Massa aksi yang dipimpin oleh Markus selaku koordinator lapangan tersebut terdiri dari gabungan berbagai organisasi kemahasiswaan. Di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak (BEM Polnep), Solmadapar, IBEI, Polita, FKBK, Fomda Kalbar, serta jaringan BEM Seluruh Indonesia (BEM SI).
Demonstrasi kali ini digelar sebagai momentum untuk mengenang wafatnya Syafarudin, seorang mahasiswa yang meninggal dunia saat mengikuti unjuk rasa pada 14 Juni 2000 silam.
Dalam dinamika di lapangan, perwakilan dari aliansi mahasiswa diterima langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kalbar, Kombes Pol Raswin Bachtiar Sirait. Ia didampingi oleh Perwira Menengah Pengawas (Pamenwas) serta Kabagwassidik Ditreskrimum Polda Kalbar, AKBP Amin Sidiq, untuk mendengarkan poin-poin aspirasi di ruang dialog.

