Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Ratusan Warga Kubu Raya Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang dan Korban KM Virgo

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 26 September 2026 · 15:301 menit baca
Ratusan Warga Kubu Raya Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang dan Korban KM Virgo
Ratusan jemaah di Kubu Raya gelar doa bersama untuk jurnalis hilang kontak di Krakatau dan korban kapal Virgo; padukan empati sosial dengan peringatan Maulid Nabi. (Dok. HO/TNP)

Lebih dari 700 jemaah memanjatkan doa bersama bagi jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas vulkanik Gunung Krakatau serta para korban tragedi tenggelamnya kapal Virgo di Parit Bugis Darat, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu, (26/9/2026).

Aksi kepedulian yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihelat sebagai wujud empati kolektif dan dukungan moral bagi keluarga korban kecelakaan maritim serta keselamatan jurnalis yang tengah menjalankan tugas di lapangan.

Latar belakang pelaksanaan kegiatan kemanusiaan lintas profesi tersebut diutarakan oleh Ketua Panitia sekaligus jurnalis Kalimantan Barat, Samsul Hardi. Bentuk keprihatinan mendalam atas nasib sesama pekerja media dan para penumpang kapal laut diuraikan dalam keterangannya.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kami, khususnya rekan-rekan jurnalis, terhadap sesama jurnalis yang hilang kontak serta para korban kapal tenggelam. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Samsul Hardi, Sabtu, (26/9/2026).

Maulid Nabi di Kubu Raya Diwarnai Doa bagi Jurnalis Hilang dan Korban Virgo
Baca Juga

Maulid Nabi di Kubu Raya Diwarnai Doa bagi Jurnalis Hilang dan Korban Virgo

Rasa belasungkawa terhadap keluarga korban meninggal dunia turut disampaikan oleh Kepala Desa Kuala Dua, Abas. Pencarian terhadap para penumpang yang masih berstatus hilang didorong agar terus diupayakan secara maksimal oleh instansi SAR gabungan, seraya menjadikan momentum peringatan keagamaan ini sebagai sarana memperkuat solidaritas masyarakat perdesaan di tengah bencana.

Prosesi permohonan doa bagi para korban dipimpin secara khidmat oleh dai asal Malaysia, Syech Faizal Ilahi bin Habeburahman, yang mengajak ratusan warga meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam merawat rasa kemanusiaan agar keluarga korban diberikan ketabahan serta korban hilang lekas ditemukan. Besarnya partisipasi jemaah di tingkat kampung dirasakan secara mendalam oleh pemandu acara kegiatan, Usman.

Kuatnya semangat kebersamaan warga di kawasan pesisir diutarakan dalam penjelasannya bahwa antusiasme masyarakat Parit Bugis menjadi bukti nyata tegaknya empati akar rumput terhadap krisis kemanusiaan yang menimpa sesama.

Doa bersama ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi sosial serta meneguhkan budaya gotong royong warga Kalimantan Barat dalam menghadapi rentetan musibah bencana.

(Hendrawan)