Sel, 30/06/26 · 10.17.51
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Tujuh Hari Nihil, Operasi Pencarian Pemancing Diduga Diterkam Buaya di Kubu Raya Dihentikan

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 30 Juni 2026 · 15:391 menit baca
Tujuh Hari Nihil, Operasi Pencarian Pemancing Diduga Diterkam Buaya di Kubu Raya Dihentikan
Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian Sulyadi, pemancing yang diduga diterkam buaya di Batu Ampar, Kubu Raya, setelah tujuh hari nihil. (Dok. Polres Kubu Raya)

Operasi pencarian terhadap Sulyadi (41), seorang pemancing yang dilaporkan hilang diduga akibat diterkam buaya di perairan Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, resmi dihentikan. Tim SAR Gabungan menyudahi pencarian formal setelah menyisir lokasi selama tujuh hari berturut-turut tanpa hasil.

Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyelamatan, penutupan operasi taktis tersebut diputuskan pada Senin (29/6/2026) sore, pukul 17.00 WIB, setelah melalui proses evaluasi berkala antarunsur terkait.

Perluasan Radius Penyisiran Alami Kendala Medan
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Ade, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian prosedur pelacakan dan penyelamatan telah dioptimalkan secara maraton sejak hari pertama korban dinyatakan hilang di ekosistem perairan tersebut.

“Pencarian maraton ini telah berlangsung selama tujuh hari penuh, dimulai sejak Senin, 22 Juni 2026, hingga resmi kami tutup pada Senin (29/6/2026) sore pukul 17.00 WIB. Tim di lapangan telah mengerahkan seluruh kemampuan, namun keberadaan korban belum berhasil ditemukan,” ungkap Ade dalam keterangan resminya, Selasa (30/6/2026).

Hari Kelima, Tim SAR Gabungan Sisir Habitat Buaya Cari Pemancing Hilang di Batu Ampar
Baca Juga

Hari Kelima, Tim SAR Gabungan Sisir Habitat Buaya Cari Pemancing Hilang di Batu Ampar

Selama operasi berlangsung, unsur gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, TNI, dan relawan terus memperluas radius penyisiran dari titik koordinat awal hilangnya korban. Kendati demikian, tim di lapangan menghadapi dinamika medan perairan yang menantang serta potensi risiko dari keberadaan satwa liar di sepanjang aliran sungai. Hingga batas waktu pencarian berakhir, tidak ada indikasi atau tanda-tanda fisik korban yang ditemukan.

Pemantauan Kepolisian dan Upaya Swadaya Keluarga
Meski operasi penyelamatan skala besar dari otoritas resmi telah ditutup, pihak keluarga bersama warga setempat dilaporkan masih melanjutkan upaya pencarian secara swadaya di sekitar lokasi kejadian.

Polres Kubu Raya melalui Polsek Batu Ampar memastikan akan tetap memantau perkembangan situasi kamtibmas di wilayah pesisir tersebut. Aparat kepolisian berkomitmen untuk langsung menindaklanjuti dan berkoordinasi kembali dengan tim ahli jika ke depan ditemukan petunjuk logis atau informasi baru dari masyarakat terkait keberadaan korban.

(Hendrawan)