Sel, 30/06/26 · 04.28.47
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Progres Signifikan Infrastruktur IKN, Konstruksi Tol Segmen 5B Tembus 96 Persen

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Selasa, 30 Juni 2026 · 08:042 menit baca
Progres Signifikan Infrastruktur IKN, Konstruksi Tol Segmen 5B Tembus 96 Persen
Progres proyek infrastruktur IKN garapan Hutama Karya tunjukkan kemajuan. Tol Segmen 5B capai 96,24 persen saat ditinjau Dewan Komisaris Danantara. (Dok. PT Hutama Karya (Persero))

Sejumlah proyek infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan kemajuan signifikan. Hingga Mei 2026, mayoritas proyek strategis nasional yang berada dalam fase konstruksi tersebut dilaporkan telah mendekati tahap penyelesaian fisik.

Berdasarkan capaian di lapangan, proyek Jalan Tol IKN Segmen 5B untuk ruas Jembatan Pulau Balang–Simpang Riko menjadi sektor yang paling maju dengan realisasi progres mencapai 96,24 persen.

"Jalan Tol IKN Segmen 3A-2 Karangjoang–KKT Kariangau"
Jalan Tol IKN Segmen 3A-2 Karangjoang–KKT Kariangau (Dok. PT Brantas Abipraya Persero)

Perkembangan Akses Jalan Tol dan Kompleks Yudikatif
Di samping Segmen 5B, akselerasi pengerjaan juga terlihat pada pembangunan Jalan Tol IKN Segmen 3A-2 Karangjoang–KKT Kariangau yang saat ini telah menyentuh angka 88,35 persen. Sementara itu, untuk klaster infrastruktur dasar perkantoran, pembangunan Jalan Kawasan Yudikatif IKN baru mencatatkan progres sebesar 22,20 persen.

"Jalan Kawasan Yudikatif IKN baru"
Jalan Kawasan Yudikatif IKN baru (Dok. WIKA)

Data perkembangan fisik tersebut dipaparkan oleh manajemen BUMN karya tersebut saat menerima kunjungan pengawasan dari Dewan Komisaris PT Danantara Asset Management (DAM) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Jumat (26/6/2026). Kunjungan ini difokuskan untuk memantau langsung proyek yang telah diselesaikan maupun yang masih berjalan.

Tunggu Infrastruktur Rampung, Proyek Kota Terpadu Ciputra di WP 2 IKN Bersiap Konstruksi
Baca Juga

Tunggu Infrastruktur Rampung, Proyek Kota Terpadu Ciputra di WP 2 IKN Bersiap Konstruksi

Beberapa infrastruktur penunjang yang telah rampung dikerjakan meliputi Masjid Negara, Gedung Sarana dan Prasarana 1B, Jalan Otorita IKN Paket F, Jalan Tol IKN Segmen 3A-1, serta Jembatan Pulau Balang.

Simpul Penguatan Energi dan Integrasi Sektor Hilirisasi
Komisaris Utama DAM, Rabin Indrajad Hattari, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan ibu kota baru dirancang untuk terintegrasi dengan rencana induk ekonomi makro pemerintah nasional.

“Pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan agenda besar penguatan sektor energi dan hilirisasi yang tengah kami kawal,” ungkap Rabin Indrajad Hattari dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2026).

Rabin menambahkan, penyediaan infrastruktur konektivitas yang andal menjadi variabel mutlak demi menopang lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa.

Dukang Infrastruktur IKN, Realisasi Belanja Negara di Kaltim Capai Rp15,02 Triliun
Baca Juga

Dukang Infrastruktur IKN, Realisasi Belanja Negara di Kaltim Capai Rp15,02 Triliun

“Kami mengapresiasi peran Hutama Karya dalam menghadirkan fondasi tersebut secara berkualitas,” imbuhnya.

Di sisi lain, pembangunan kompleks gedung lembaga tinggi negara di kawasan KIPP dilaporkan masih berada pada fase awal. Per 24 Juni 2026, kemajuan fisik untuk konstruksi Gedung Mahkamah Agung beserta Plaza Keadilan baru menyentuh 7,26 persen, sedangkan pengerjaan struktur Gedung MPR tercatat berada di angka 6,01 persen.

Merespons evaluasi berkala tersebut, Direktur Operasi I Hutama Karya, Gunadi, menyatakan komitmen korporasi untuk menuntaskan sisa target penugasan sesuai dengan spesifikasi teknis dan batas waktu yang disepakati.

“Kami berterima kasih atas kehadiran Dewan Komisaris Danantara yang meninjau langsung perkembangan proyek di IKN. Peninjauan ini menjadi semangat bagi kami untuk menuntaskan setiap penugasan dengan sebaik-baiknya, dengan tetap menjaga mutu, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja. Sehingga, hasilnya memberikan manfaat jangka panjang bagi penyelenggaraan pemerintahan di ibu kota baru,” pungkas Gunadi.

(Dayank Ana)