Sab, 15/08/26 · 02.24.09
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Pasokan Air IKN Menyusut, Otorita Siapkan Modifikasi Cuaca

Roska Putra
Roska Putra
Sabtu, 15 Agustus 2026 · 08:022 menit baca
Pasokan Air IKN Menyusut, Otorita Siapkan Modifikasi Cuaca
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menyiapkan operasi modifikasi cuaca dan pompa cadangan guna mengantisipasi penurunan pasokan air baku di IKN akibat kemarau. (Dok. Ist)

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengonfirmasi adanya penurunan volume simpanan air di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) akibat dampak musim kemarau. Menanggapi kondisi tersebut, serangkaian langkah mitigasi teknis mulai dijalankan guna mencegah krisis air bersih.

Kesiapan infrastruktur pompa air untuk menjaga debit pasokan ke penampungan dipastikan oleh pihak otorita dalam agenda pengarahan media di Kalimantan Timur, Jumat, (14/8/2026).

“Jadi intake (air) itu memang sudah menurun, tapi kami sudah siapkan pompanya dan sudah dicoba. Jadi, insyaallah untuk menghadapi kekeringan ini kami sudah siap,” kata Basuki Hadimuljono.

Selain menyiagakan pompa portabel ke bak penampungan, skema operasi modifikasi cuaca (OMC) turut disiapkan guna memicu hujan buatan di atas wilayah Nusantara.

Otorita IKN Rancang Greater Nusantara, Integrasikan Lima Daerah di Kalimantan Jadi Superhub Ekonomi Luar Jawa
Baca Juga

Otorita IKN Rancang Greater Nusantara, Integrasikan Lima Daerah di Kalimantan Jadi Superhub Ekonomi Luar Jawa

Koordinasi lintas instansi telah dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk penyediaan armada pesawat pembawa garam semai.

Langkah koordinasi dengan para pimpinan lembaga terkait turut dipaparkan oleh Basuki Hadimuljono saat menjelaskan persiapan operasi tersebut.

“Saya sudah siapkan juga untuk modifikasi cuaca, ya. Saya sudah telepon dengan Pak Seto (Deputi Bidang Modifikasi Cuaca) BMKG, saya sudah telepon Pak KSAU untuk meminjam pesawatnya, kami sudah kirim surat ke Panglima,” ucap Basuki Hadimuljono.

Waktu pelaksanaan operasi pembibitan awan tersebut direncanakan bergulir menyesuaikan estimasi periode optimal pertumbuhan awan hujan berdasarkan analisis cuaca BMKG.

Gelaran Porsentara 2026 di IKN Resmi Ditutup
Baca Juga

Gelaran Porsentara 2026 di IKN Resmi Ditutup

Rekomendasi periode pelaksanaan operasi hujan buatan tersebut kembali ditegaskan oleh pimpinan otorita.

“Saya kira karena golden time-nya tanggal 19 sampai 21 untuk modifikasi cuaca menurut data BMKG, jadi saya siapkan sekarang,” ujarnya.

Penerapan pompa penyedot cadangan serta operasi pembenihan awan diyakini mampu menjaga ketahanan suplai air baku di kawasan IKN selama musim kemarau berlangsung.

Kesiapan penanganan kondisi darurat akibat dampak fenomena iklim kering tersebut kembali disampaikan pada penutupan pengarahan media.

“Jadi saya kira kalau untuk kekeringan, El Nino, kami di IKN ini sudah siap untuk emergency-nya,” pungkas Basuki Hadimuljono.

(Roska)