Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Smart & Green City

Bukan Cuma Tugas Pejabat, Wawako Pontianak Tekankan Pencegahan Korupsi Mulai dari Integritas Sehari-hari

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 29 September 2026 · 11:161 menit baca
Bukan Cuma Tugas Pejabat, Wawako Pontianak Tekankan Pencegahan Korupsi Mulai dari Integritas Sehari-hari
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dan Inspektur Kota Pontianak Trisnawati memberikan arahan pada sosialisasi antikorupsi. (Dok. HO/Nusantara Post)

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan bahwa pencegahan korupsi tidak cukup hanya dibebankan kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum, melainkan harus dibangun sejak dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga pelayanan publik, Selasa (29/9/2026).

Bahasan mengingatkan masyarakat agar tidak memahami korupsi secara sempit yang seolah-olah hanya berkaitan dengan pejabat atau penyalahgunaan anggaran dalam skala besar.

Menurutnya, perilaku jujur dan bertanggung jawab perlu dibiasakan dalam hal-hal sederhana sebagai fondasi ketika seseorang memperoleh amanah yang lebih besar.

“Kalau bicara korupsi, jangan berasumsi seolah-olah hanya pejabat yang bisa melakukan. Kita semua manusia. Karena itu, pencegahannya harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat,” ujar Bahasan saat Sosialisasi Antikorupsi bagi Masyarakat Pontianak Timur dan Utara di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak.

Pemkot Pontianak Kenalkan SI PATUH PASAR, Inovasi Digital untuk Transparansi dan Kemudahan Retribusi Pedagang
Baca Juga

Pemkot Pontianak Kenalkan SI PATUH PASAR, Inovasi Digital untuk Transparansi dan Kemudahan Retribusi Pedagang

Ia mencontohkan pentingnya integritas dalam pendataan dan penyaluran bantuan sosial. Ketua RT, RW, maupun unsur masyarakat diingatkan untuk tidak memasukkan penerima bantuan yang tidak memenuhi kriteria hanya karena faktor kedekatan pribadi maupun kekerabatan.

“Kalau memang tidak layak mendapatkan bantuan, jangan dimasukkan walaupun dekat atau kerabat. Sebaliknya, kalau memang layak, jangan sampai tidak diusulkan,” tegasnya.

Selain itu, Bahasan menekankan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh memengaruhi perlakuan maupun pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Ia juga meminta setiap pelaksanaan program di lingkungan warga selalu dikomunikasikan dan dimusyawarahkan secara terbuka agar mempermudah pengawasan serta mencegah kesalahpahaman.

Dorong Festival Tundang Pelajar Jadi Agenda Tahunan, Bahasan Usul Masuk Rangkaian Hari Jadi Pontianak
Baca Juga

Dorong Festival Tundang Pelajar Jadi Agenda Tahunan, Bahasan Usul Masuk Rangkaian Hari Jadi Pontianak

Sementara itu, Inspektur Kota Pontianak Trisnawati menambahkan bahwa korupsi juga mencakup perilaku koruptif harian seperti ketidakdisiplinan jam kerja, penyerobotan antrean, atau menyalahgunakan kedekatan dengan pemberi layanan.

Trisnawati mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan dugaan pelanggaran melalui kanal resmi seperti SP4N-LAPOR!, website pengaduan Inspektorat, media sosial perangkat daerah, hingga fasilitas Whistleblowing System (WBS) yang menjamin kerahasiaan identitas pelapor.

(Hendrawan)