Sab, 27/06/26 · 05.45.52
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Tutup Mata Kuliah, Mahasiswa Manajemen UPB Pelajari Praktik Pengambilan Keputusan di Kadin Kalbar

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Sabtu, 27 Juni 2026 · 09:331 menit baca
Tutup Mata Kuliah, Mahasiswa Manajemen UPB Pelajari Praktik Pengambilan Keputusan di Kadin Kalbar
Mahasiswa semester enam Program Studi Manajemen UPB menggelar kuliah lapangan di Kantor Kadin Kalbar untuk mempelajari praktik pengambilan keputusan dunia usaha. (Dok. FEB UPB)

Mahasiswa semester enam Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Bhakti (UPB) melaksanakan kuliah lapangan di Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari penutup mata kuliah Teori Pengambilan Keputusan yang diampu Setyo Gunawan.

Dalam agenda yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam tersebut, para mahasiswa berdialog langsung dengan jajaran teras pengurus Kadin Kalbar. Otoritas organisasi pengusaha yang hadir menemui mahasiswa di antaranya Ketua Umum Fachrudin D. Siregar, Mei Purwowidodo, Rolando, dan Ali Kadir.

Audiensi ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa agar tidak hanya memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga mengetahui secara konkret bagaimana proses pengambilan keputusan dilakukan dalam praktik dunia usaha dan roda organisasi.

Kalbar Naker Fest 2026 Dibuka, 2.000 Lowongan Kerja Siap Serap Tenaga Lokal
Baca Juga

Kalbar Naker Fest 2026 Dibuka, 2.000 Lowongan Kerja Siap Serap Tenaga Lokal

Respons Kritis Dinamika Bisnis
Selama sesi dialog berjalan, para mahasiswa aktif mengajukan sejumlah pertanyaan kritis yang berfokus pada dinamika bisnis kontemporer, peran strategis organisasi pengusaha sebagai mitra sejajar pemerintah, hingga kompleksitas tantangan dalam mengeksekusi keputusan di lapangan.

“Audiensi ini bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa agar tidak hanya memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga mengetahui bagaimana proses pengambilan keputusan dilakukan dalam praktik dunia usaha dan organisasi,” jelas Setyo Gunawan dalam keterangannya terkait urgensi metode taktis ini.

Adanya integrasi lapangan ini menjadi contoh nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan dunia usaha dalam menyiapkan generasi muda. Langkah taktis ini diproyeksikan agar para calon sarjana tidak hanya kuat secara akademik, melainkan juga memiliki kedalaman pemahaman praktis saat menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

Melalui orientasi praktis tersebut, kolaborasi serupa diharapkan dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Hal ini dinilai krusial sebagai bagian dari upaya strategis menciptakan sumber daya manusia yang siap bersaing serta adaptif dalam mengambil keputusan secara tepat di berbagai situasi nyata.

(Dayank Ana)