Jum, 26/06/26 · 15.02.40
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Polri Bentuk Polresta IKN, Jadi Wajah Baru Keamanan di Ibu Kota Nusantara

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 26 Juni 2026 · 20:022 menit baca
Polri Bentuk Polresta IKN, Jadi Wajah Baru Keamanan di Ibu Kota Nusantara
Polri resmi membentuk Polresta IKN melalui surat telegram terbaru. AKBP Supriyanto ditunjuk sebagai Kapolresta IKN di tengah mutasi besar-besaran 1.121 personel. (Dok. Rusun Polri /Via Kementrian PUPR)

Polri membentuk Kepolisian Resor Kota (Polresta) khusus di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, sebagai langkah strategis memperkuat keamanan di pusat pemerintahan baru. Kebijakan yang tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor ST/1336/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026 ini, juga menandai perombakan organisasi berskala nasional dengan memutasi 1.121 personel perwira tinggi dan perwira menengah demi penyegaran dan peningkatan efektivitas pelayanan publik.

Langkah konkret Polri dalam mengawal kawasan strategis nasional IKN kini semakin dipertegas dengan pembentukan Polresta IKN. Kehadiran satuan ini menjadi tonggak baru dalam struktur keamanan di pusat administrasi negara yang sedang dalam tahap pembangunan.

Jabatan Kapolresta IKN dipercayakan kepada AKBP Supriyanto. Penunjukan ini dipandang sebagai langkah tepat mengingat rekam jejaknya yang mumpuni di wilayah Kalimantan Timur, di mana ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Wadirpolairud) Polda Kalimantan Timur.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa pembentukan Polresta IKN dan penyesuaian status kewilayahan lainnya sejalan dengan visi Polri untuk menghadirkan pelayanan yang adaptif.

Profil AKBP Supriyanto, Kapolres Pertama IKN
Baca Juga

Profil AKBP Supriyanto, Kapolres Pertama IKN

“Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” ujar Truno dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

Di balik pengembangan satuan kewilayahan tersebut, Polri juga melakukan perombakan personel secara masif melalui tujuh surat telegram yang diterbitkan serentak pada 25 Juni 2026. Truno menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan upaya sistematis untuk memastikan organisasi tetap lincah.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” jelas Truno.

Langkah ini juga menjadi sarana pembinaan karier bagi personel, memastikan setiap jabatan diisi oleh sosok yang tepat untuk merespons kebutuhan keamanan di masing-masing daerah yang berbeda karakter dan tantangannya.

Fasilitas Tahap I Rampung, Personel SMA Taruna Nusantara Mulai Tempati IKN
Baca Juga

Fasilitas Tahap I Rampung, Personel SMA Taruna Nusantara Mulai Tempati IKN

Perombakan besar-besaran ini ditegaskan sebagai instrumen untuk memperkuat orientasi Polri sebagai institusi yang hadir bagi masyarakat. Seluruh rangkaian perubahan ini diproyeksikan sebagai langkah strategis jangka panjang untuk memastikan bahwa setiap satuan Polri, dari tingkat Polres di wilayah terpencil hingga kawasan strategis nasional seperti IKN, mampu menjalankan tugas pokoknya secara optimal dalam memberikan rasa aman, perlindungan, serta pengayoman kepada seluruh lapisan masyarakat.

(Hendrawan)