Sen, 22/06/26 · 10.56.29
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Alumni Senior IAFT Soroti Hambatan Komunikasi dengan Pengurus Baru

Hendrawan
Hendrawan
Senin, 22 Juni 2026 · 16:082 menit baca
Alumni Senior IAFT Soroti Hambatan Komunikasi dengan Pengurus Baru
Sejumlah alumni senior IAFT menyoroti terbatasnya komunikasi dan adanya kesan jaga jarak dari pengurus baru di bawah kepemimpinan Irwan TS’93 pasca-Musta. (Dok. IAFT)

Dinamika internal pasca-Musyawarah Alumni (Musta) Ikatan Alumni Fakultas Teknik (IAFT) di bawah kepengurusan baru periode Irwan TS’93 mulai mengemuka. Sejumlah alumni senior menyampaikan kritik dan kekhawatiran terkait terbatasnya ruang komunikasi dan adanya kesan jaga jarak yang ditunjukkan oleh jajaran pengurus baru.

Kondisi tersebut dinilai kontras dengan antusiasme dan keterlibatan tinggi para alumni senior saat pelaksanaan Musta beberapa waktu lalu, yang semula diharapkan menjadi momentum penguat eksistensi organisasi secara kolaboratif.

“Waktu Musta, pintu kolaborasi dibuka lebar. Senior turun gunung, meninggalkan kesibukan demi satu tujuan: membangkitkan semangat kebersamaan. Kesepakatannya jelas, IAFT ini rumah kita semua,” ujar Mei Purwowidodo, alumni IAFT tahun 1981, Senin (22/6/2026).

Para senior menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk melakukan intervensi fungsional terhadap pengurus baru, melainkan bentuk kepedulian berbasis pengalaman. Kedekatan emosional yang sempat terbangun pada masa kepengurusan sebelumnya di bawah kepemimpinan Sumarno menjadi salah satu faktor pendorong tingginya partisipasi senior pada Musta lalu.

Kasus Tambang Aseng Memanas, Muncul Dugaan Aliran Dana ke Mantan Anggota DPR RI Komisi VII Berinisial MA
Baca Juga

Kasus Tambang Aseng Memanas, Muncul Dugaan Aliran Dana ke Mantan Anggota DPR RI Komisi VII Berinisial MA

“Sekarang tongkat estafet sudah di tangan Irwan TS’93. Kami ucapkan selamat dan sukses. Bagi senior, ini kemajuan. Anak muda diberi kemudi dan tanggung jawab. Senior ikhlas menjadi ‘penjaga mercusuar’, asal kapal tidak menabrak karang karena nakhoda belum memiliki banyak pengalaman,” lanjut Mei.

Tiga Poin Pembelajaran Organisasi
Guna menjaga soliditas internal organisasi kedepan, Mei Purwowidodo memaparkan tiga poin pembelajaran penting. Pertama, bagi pengurus baru, ia mengingatkan agar tidak memandang senior sebagai bayang-bayang masa lalu, melainkan sebagai penunjuk arah demi meminimalkan kesalahan strategis melalui ruang dialog.

Kedua, bagi kalangan senior, kepedulian harus tetap dirawat di tengah kesibukan profesional agar organisasi tidak terjebak dalam sikap apatis. Peran senior ditekankan berada pada fungsi mengawal, bukan mengendalikan jalannya organisasi. Ketiga, IAFT dianalogikan sebagai rumah bersama tempat pengurus baru bertindak sebagai penghuni dan senior sebagai pondasi yang harus saling merawat.

Pontianak Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar
Baca Juga

Pontianak Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Kalangan senior menyayangkan jika jajaran pengurus baru IAFT saat ini dinilai mengabaikan tradisi ikatan emosional antara senior dan junior yang telah lama berlaku di lingkungan alumni Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (Untan).

“IAFT butuh yunior yang berlari di depan dan senior yang menjaga di belakang. Musta sudah selesai, sekarang tugas kita menjaga apinya tetap menyala, bukan hanya saat pesta, tapi setiap hari,” tutup Mei.

(Hendrawan)