Min, 16/08/26 · 19.05.35
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Amukan Api Ludeskan Mes Karyawan di Jalan Perdana Pontianak dalam Hitungan Menit

Hendrawan
Hendrawan
Minggu, 16 Agustus 2026 · 02:392 menit baca
Amukan Api Ludeskan Mes Karyawan di Jalan Perdana Pontianak dalam Hitungan Menit
Mes karyawan berbahan kayu di Gang Sejahtera Jalan Perdana Pontianak ludes terbakar. Damkar sempat terkendala macet akhir pekan dan minimnya pasokan air. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Sebuah mes karyawan semi-permanen di Gang Sejahtera, kawasan Jalan Perdana, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, rata dengan tanah usai dilalap si jago merah pada Sabtu (15/8/2026) malam. Lalu lintas akhir pekan yang padat serta minimnya pasokan air di lokasi kejadian menjadi tantangan berlapis bagi armada pemadam kebakaran saat berupaya mencegah api merembet ke permukiman padat warga.

Material bangunan yang didominasi kayu membuat proses eskalasi api berjalan sangat cepat. Dalam hitungan menit, seluruh struktur bangunan mes ludes tanpa sisa sebelum penghuni sempat menyelamatkan harta benda mereka.

Aditya Pratama (19), salah seorang penghuni mes yang menjadi korban terdampak, menuturkan kepiluannya mendapati tempat tinggalnya telah berubah menjadi arang.

“Semua habis pokoknya. Baju dan lainnya habis, hanya ini aja saya bawa pakaian terakhir ini yang melekat di tubuh saya. Bangunannya 100 persen habis terbakar, hampir 90 persen kayu. Sekarang benar-benar cuma tinggal puing-puing saja,” ungkap Aditya saat ditemui di lokasi kejadian.

BNPB Laporkan Karhutla di Jawa-Kalimantan dan Krisis Air di Sulawesi
Baca Juga

BNPB Laporkan Karhutla di Jawa-Kalimantan dan Krisis Air di Sulawesi

Ia menjelaskan bahwa saat api mulai berkobar, dirinya sedang tidak berada di mes. Informasi nahas tersebut justru ia terima melalui sambungan telepon.

“Saya pas kejadian lagi di luar. Terus tiba-tiba ditelpon disuruh pulang karena kebakaran. Otomatis saya langsung datang. Pas sampai sini, api udah besar, barang-barang saya udah nggak bisa diselamatkan lagi,” kenangnya menceritakan kronologi awal.

Di sisi lain, respons cepat regu pemadam kebakaran sempat berbenturan dengan realitas infrastruktur dan kondisi lalu lintas Kota Pontianak di malam libur. Ketua Damkar Mentari, Iwan, memaparkan bahwa pihaknya langsung menerjunkan armada sesaat setelah menerima panggilan darurat.

“Kami mendapatkan laporan dari warga sekitar pukul 23.13 WIB bahwa telah terjadi kebakaran di Gang Sejahtera kawasan Jalan Perdana. Mendengar hal itu, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi. Namun, pada saat tim Damkar tiba, posisi api memang sudah membesar,” ujar Iwan.

Kemarau dan Karhutla, 208 Warga Limbung Kubu Raya Terima Pasokan Air Bersih
Baca Juga

Kemarau dan Karhutla, 208 Warga Limbung Kubu Raya Terima Pasokan Air Bersih

Lebih lanjut, Iwan menyoroti sejumlah kendala teknis di lapangan yang membuat operasi pemadaman berjalan tidak ideal. Mobilitas armada terhambat oleh volume kendaraan, ditambah sempitnya akses menuju titik api.

“Tim Damkar agak kesulitan mengakses lokasi karena lalu lintas yang cukup padat, mengingat ini adalah malam Minggu. Ditambah lagi, lokasi kebakaran masuk ke dalam gang perumahan sehingga armada sedikit kesulitan, serta kami juga mengalami kendala dalam mencari sumber air di sekitar area tersebut,” paparnya.

Meski dihadapkan pada rintangan krusial mulai dari akses jalan hingga krisis pasokan air kesigapan barisan relawan pemadam gabungan berhasil memblokade pergerakan api sehingga tidak menjalar ke bangunan warga di sekitarnya.

“Diperlukan waktu hingga kurang lebih setengah jam untuk petugas benar-benar menjinakkan api secara total. Alhamdulillah, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tutup Iwan memastikan status penanganan akhir.

Insiden ini kembali menjadi alarm peringatan terkait pentingnya ketersediaan hidran air di kawasan permukiman padat, serta mitigasi kebakaran pada bangunan berbahan dasar kayu di wilayah perkotaan.

(Hendrawan)