Min, 30/08/26 · 20.50.15
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Antisipasi Karhutla Lahan Gambut, Personel Gabungan Siaga Penuh di Kubu Raya

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Kamis, 16 Juli 2026 · 22:302 menit baca
Antisipasi Karhutla Lahan Gambut, Personel Gabungan Siaga Penuh di Kubu Raya
Pemkab Kubu Raya bersama TNI-Polri gelar Apel Siaga Karhutla 2026. Pangdam XII/Tanjungpura dan Polres instruksikan patroli hotspot di lahan gambut. (Dok. HO/TNP)

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama komando teritorial TNI-Polri menyiagakan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) pemadam di area rawan gambut. Langkah kedaruratan ini ditandai melalui pelaksanaan Apel Siaga Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2026 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis, (16/7/2026) pagi.

Apel gelar pasukan lintas instansi tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XII/Tanjungpura Novi Rubadi Sugito serta dihadiri Bupati Kubu Raya Sujiwo, Wakil Bupati Sukiryanto, Danlanud Supadio Sidik Setiyono, Dansat Brimobda Polda Kalbar Dede Rojudin, Dandim 1207/Pontianak Robbi Firdaus, dan Kapolres Kubu Raya Kadek Ary Mahardika.

Langkah mitigasi komunal ini difokuskan pada pengamanan wilayah administrasi Kubu Raya yang didominasi oleh topografi lahan gambut dalam terdegradasi yang rentan terbakar selama fase puncak musim kemarau.

Dari Kampus ke Gambut Padi Jaya, Kopi Liberika Ditanam Sebagai Harapan Baru
Baca Juga

Dari Kampus ke Gambut Padi Jaya, Kopi Liberika Ditanam Sebagai Harapan Baru

Kapolres Kubu Raya Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Ade menyatakan bahwa penanganan dampak hidrometeorologi kering ini memerlukan pola operasional terintegrasi antarkelembagaan.

“Karhutla bukan beban satu instansi. Ini memerlukan sinergi solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Ade mewakili manajemen taktis Polres Kubu Raya.

Instruksi Patroli Progresif, Pemantauan Titik Panas, dan Pembatasan Pembukaan Lahan
Otoritas kepolisian menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat sektor untuk melakukan pemetaan berkala terhadap area konsesi maupun tanah ulayat yang terindikasi memicu polusi asap. Penindakan hukum pidana juga disiapkan bagi pihak yang terbukti melakukan pembersihan lahan dengan metode pembakaran.

“Bapak Kapolres menginstruksikan kepada seluruh personel agar menjaga disiplin dan mengutamakan keselamatan saat bertugas. Penanganan harus cepat, tepat, dan efektif. Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Segera laporkan jika ada indikasi api. Keberhasilan kita menekan Karhutla adalah kunci keselamatan masyarakat dan stabilitas ekonomi di Kalimantan Barat,” tegas Ade.

Polisi Uji DNA Ungkap Identitas Jasad Bayi Pakaian Dinosaurus di Sungai Kubu Raya
Baca Juga

Polisi Uji DNA Ungkap Identitas Jasad Bayi Pakaian Dinosaurus di Sungai Kubu Raya

Manajemen kedaruratan daerah kini menempatkan konsistensi posko stasioner, patroli terpadu harian, serta pemantauan data pergerakan titik panas (hotspot) satelit berbasis rilis berkala BMKG sebagai instrumen utama pemulihan lingkungan.

Seluruh sarana dan prasarana penunjang milik jajaran pemadam, Basarnas, serta sukarelawan masyarakat peduli api dipastikan telah melewati uji kelaikan operasi di lapangan guna meminimalkan risiko eskalasi luasan kebakaran di wilayah domestik.

(Rudi)