Sen, 31/08/26 · 05.54.20
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Atasi Titik Api di Teluk Keramat, Polisi Buat Embung Estafet Pasokan Air Karhutla

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Minggu, 30 Agustus 2026 · 18:071 menit baca
Atasi Titik Api di Teluk Keramat, Polisi Buat Embung Estafet Pasokan Air Karhutla
Polres Sambas buat sistem embung estafet guna perkuat pasokan air pemadaman dan pendinginan karhutla di Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat. (Dok. Polres Sambas)

Kepolisian Resor Sambas menerapkan sistem embung bertingkat guna menjamin ketersediaan pasokan air dalam operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Senin, (31/8/2026).

Kapolres Sambas, AKBP Sanny Handityo, meninjau langsung rekayasa jalur distribusi air di lokasi titik panas (hotspot) yang berjarak jauh dari sumber air utama.

Teknik pemadaman dilakukan dengan membangun dua embung penampungan secara estafet, yakni menyedot air dari sumber utama sejauh 200 meter menuju embung pertama, kemudian diteruskan menggunakan mesin pompa sejauh 100 meter ke embung kedua agar tekanan semprotan air mendekati titik api secara maksimal.

Operasi Aman Nusa II, Polda Kalbar Jinakkan Karhutla di Kubu Raya
Baca Juga

Operasi Aman Nusa II, Polda Kalbar Jinakkan Karhutla di Kubu Raya

Fungsi strategis pembuatan kolam penampungan air buatan di lokasi kebakaran diuraikan oleh Kepala Seksi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko Kasih Wiyono.

“Embung ini sangat membantu tim di lapangan karena dapat digunakan untuk menampung dan menyalurkan air menuju lokasi yang terbakar. Dengan dukungan sarana tersebut, proses pemadaman dan pendinginan diharapkan lebih efektif,” ujar Sadoko Kasih Wiyono, Senin, (31/8/2026).

Operasi pembasahan dan pendinginan lahan gambut tersebut melibatkan tim gabungan dari Polsek Teluk Keramat, BKO Brimob, Satgas Karhutla Polres Sambas, serta instansi terkait guna mencegah munculnya kembali bara api di bawah permukaan tanah.

(Rudi)