Rab, 29/07/26 · 08.27.06
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Buka Pelatihan PKP, Edi Kamtono Minta ASN Pengawas Mampu Jawab Tantangan Pelayanan

Memei
Memei
Rabu, 29 Juli 2026 · 14:071 menit baca
Buka Pelatihan PKP, Edi Kamtono Minta ASN Pengawas Mampu Jawab Tantangan Pelayanan
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas XIII. ASN diminta adaptif dan responsif terhadap keluhan warga. (Dok. Prokopim Pontianak)

Aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak dituntut untuk bertindak profesional, adaptif, serta mampu mencari jalan keluar dalam memberikan pelayanan publik di tengah keterbatasan sumber daya.

Pesan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan XIII Tahun 2026 di lingkungan Pemkot Pontianak.

Jabatan pengawas dinilai memegang posisi strategis sebagai jembatan yang menghubungkan kebijakan pimpinan dengan eksekusi pelayanan teknis di lapangan.

“ASN tidak cukup hanya memahami aturan. Kita juga harus mampu membaca persoalan di lapangan, mencari solusi, dan memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan pasti kepada masyarakat,” ujar Edi Rusdi Kamtono usai membuka kegiatan pelatihan, Rabu, (29/7/2026).

MenPAN-RB Rini Widyantini Terima Audiensi Forsesda KalbarBahas Digitalisasi Layanan
Baca Juga

MenPAN-RB Rini Widyantini Terima Audiensi Forsesda KalbarBahas Digitalisasi Layanan

Peningkatan ekspektasi publik di era digital menuntut setiap aparatur negara untuk tetap menjaga koridor regulasi sembari meningkatkan respons terhadap keluhan masyarakat.

Aparatur di tingkat wilayah, seperti kecamatan dan kelurahan, diminta memiliki kepekaan terhadap isu lingkungan, perbaikan fasilitas umum, serta masalah sosial warga.

“Kalau ada jalan berlubang, lampu penerangan mati, lingkungan kumuh, atau ada warga yang belum mendapatkan pelayanan, itu harus menjadi perhatian. Meskipun bukan tugas utama, tetapi itu bagian dari fungsi sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.

Bidik IGA 2026, Pemkot Pontianak Tuntut ASN Pangkas Birokrasi dan Hadirkan Inovasi Pelayanan Anti-Rumit
Baca Juga

Bidik IGA 2026, Pemkot Pontianak Tuntut ASN Pangkas Birokrasi dan Hadirkan Inovasi Pelayanan Anti-Rumit

Penguasaan regulasi, pemanfaatan inovasi digitalisasi, dan penguatan kolaborasi diprioritaskan guna menutupi keterbatasan jumlah personel di lingkungan birokrasi daerah.

“Terus tingkatkan kompetensi, kreativitas, dan komunikasi. Bekerjalah dengan sabar, ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Kemampuan seseorang akan terlihat dari bagaimana ia mampu menyelesaikan persoalan. Dari situlah lahir pemimpin-pemimpin yang berkualitas,” tutupnya.

(Memei)