Jum, 19/06/26 · 06.22.23
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Diduga Tersambar Petir Saat Perbaiki Saluran Air, Seorang Guru di Mempawah Hulu Meninggal Dunia

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 19 Juni 2026 · 10:352 menit baca
Diduga Tersambar Petir Saat Perbaiki Saluran Air, Seorang Guru di Mempawah Hulu Meninggal Dunia
Guru Meninggal Tersambar Petir Mempawah, Peristiwa Desa Sabaka Mempawah Hulu, Kronologi Warga Tersambar Petir, Polsek Mempawah Hulu Kasus Petir, Korban Ferdinan Tolan Mempawah. (Dok. Polsek Mempawah Hulu)

Seorang guru sekolah dasar bernama Ferdinan Tolan (50) ditemukan meninggal dunia di bawah pohon durian kawasan Dusun Batu Catur, Desa Sabaka, Kecamatan Mempawah Hulu, pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diduga kuat meninggal akibat tersambar petir saat beraktivitas di luar rumah di tengah cuaca buruk.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum insiden tersebut terjadi, korban keluar rumah untuk memperbaiki saluran air bersih. Meskipun kondisi cuaca saat itu sedang hujan lebat yang disertai petir, korban tetap melanjutkan aktivitasnya. Setelah selesai melakukan perbaikan, korban diduga sempat berhenti dan berteduh di sekitar pohon durian yang berada tidak jauh dari lokasi saluran air.

Kecurigaan muncul ketika korban tidak kunjung kembali ke rumah hingga menjelang petang. Pihak keluarga kemudian meminta anak bungsu korban untuk menyusul ke lokasi perbaikan air.

Saat tiba di tempat kejadian, anak korban menemukan ayahnya sudah dalam keadaan tergeletak tidak sadarkan diri di bawah pohon durian tersebut. Pihak keluarga langsung mengevakuasi tubuh korban dan membawanya kembali ke rumah duka.

BNPB Rilis Data Bencana Akhir Pekan: Banjir Hingga Angin Kencang Melanda
Baca Juga

BNPB Rilis Data Bencana Akhir Pekan: Banjir Hingga Angin Kencang Melanda

Hasil Pemeriksaan Medis dan Identifikasi Polisi
Bidan desa setempat yang dipanggil untuk melakukan pemeriksaan awal memastikan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dari hasil identifikasi fisik pada tubuh korban, ditemukan sejumlah luka bakar yang mengindikasikan adanya sambaran arus petir, meliputi bekas luka bakar di bagian belakang kepala serta luka melepuh di area pinggang bagian belakang.

Aparat kepolisian dari Polsek Mempawah Hulu langsung melakukan pengecekan awal di lokasi kejadian dan rumah duka setelah menerima laporan.

Kapolsek Mempawah Hulu menyampaikan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan fisik awal, petugas tidak menemukan adanya indikasi unsur tindak pidana dalam peristiwa kematian korban. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini murni sebagai musibah serta secara resmi menolak untuk dilakukan tindakan visum maupun autopsi lebih lanjut.

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka Dusun Batu Catur dan dijadwalkan akan melangsungkan prosesi pemakaman pada Jumat (19/6/2026).

Wali Kota Pontianak Dorong Bakcang Jadi Ikon Kuliner Khas Daerah
Baca Juga

Wali Kota Pontianak Dorong Bakcang Jadi Ikon Kuliner Khas Daerah

Merespons peristiwa ini, pihak Kepolisian mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat agar memperketat kewaspadaan saat beraktivitas di tengah kondisi cuaca ekstrem. Warga diminta untuk segera menghentikan aktivitas di area terbuka, tidak berlindung di bawah pohon tinggi, dan segera mencari bangunan yang aman saat terjadi hujan yang disertai kilatan petir guna menghindari terulangnya kejadian serupa.

(Hendrawan)