Sel, 25/08/26 · 15.23.31
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Hadiri Maulid dan Haul Akbar di Pontianak, Ria Norsan Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda

Memei
Memei
Selasa, 25 Agustus 2026 · 20:512 menit baca
Hadiri Maulid dan Haul Akbar di Pontianak, Ria Norsan Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda
Hadiri Maulid Nabi dan Haul Akbar di Ponpes Raudlatul Muhibbin Pontianak, Ria Norsan tekankan pentingnya teladan akhlak dan bekal moral generasi muda. (Dok. Adpim Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Akbar ke-28 Abuya Habib Hasan bin Ahmad Baharun dan Haul ke-2 Ummuna Khadijah binti Muhammad Hinduan di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin, Siantan Hulu, Pontianak, Selasa, (25/8/2026).

Acara yang dipusatkan di Jalan Selat Panjang 2 tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII Dalwa) Bangil, Segaf Baharun, Habib Ali Zainal Abidin bin Habib Hasan Baharun, serta jajaran pejabat daerah.

Kontribusi para pendahulu dalam mencetak kader dakwah di Kalimantan Barat diuraikan oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

Karhutla Dekat Ponpes di Kubu Raya, Polda Kalbar Padamkan Titik Api
Baca Juga

Karhutla Dekat Ponpes di Kubu Raya, Polda Kalbar Padamkan Titik Api

“Beliau adalah sosok yang memberikan motivasi kepada kita. Walaupun beliau sudah tiada, ilmu yang telah diajarkan kepada santri-santrinya terus memberikan manfaat. Banyak pendakwah dan penceramah alumni Dalwa di Kalimantan Barat yang luar biasa,” ujar Ria Norsan, Selasa, (25/8/2026).

Pentingnya keteladanan sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat serta penguatan fondasi moral bagi generasi muda di era percepatan teknologi disorot dalam pidatonya. Urgensi penerapan budi pekerti luhur dipaparkan lebih lanjut dalam keterangannya.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita diingatkan untuk mencontoh dan mengamalkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Esensi pelaksanaan haul sebagai momentum melestarikan dan mengamalkan ajaran para ulama ditekankan kepada para jemaah. Makna pengamalan ilmu warisan guru ditegaskan dalam pemaparannya.

300 Pasukan BKO Brimob Kaltim dan Bali Resmi Dikerahkan Polda Kalbar ke 8 Titik Rawan Karhutla
Baca Juga

300 Pasukan BKO Brimob Kaltim dan Bali Resmi Dikerahkan Polda Kalbar ke 8 Titik Rawan Karhutla

“Haul bukan hanya untuk mengenang para guru kita yang telah tiada, tetapi bagaimana kita mengamalkan ilmu yang telah diberikan oleh guru-guru kita dan mengajarkannya kepada orang lain, sehingga ilmu tersebut terus memberikan manfaat,” ungkapnya.

Motivasi belajar secara berkelanjutan diserukan secara langsung kepada ratusan santri yang hadir. Arahan mengenai keutamaan menuntut ilmu disampaikan dalam pesannya.

“Selama masih diberikan kesempatan untuk menimba ilmu, belajarlah sebanyak-banyaknya. Karena dengan ilmu kita dapat memahami kehidupan, baik untuk dunia maupun akhirat,” pesannya.

Pondasi kerendahan hati dan kasih sayang tanpa memandang status sosial diuraikan oleh Segaf Baharun dalam sesi tausyiahnya.

Ukuran kebaikan personal dalam lingkup keluarga ditekankan dalam ceramahnya.

Pontianak Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Bulutangkis Internasional BWF Berhadiah 20 Ribu Dolar AS
Baca Juga

Pontianak Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Bulutangkis Internasional BWF Berhadiah 20 Ribu Dolar AS

“Kalau kita ingin mengetahui apakah kita orang baik, tanyalah kepada orang terdekat atau keluarga kita. Jika orang terdekat mengatakan kita orang yang baik, insyaallah kita termasuk orang yang baik,” tutur Segaf Baharun.

Dalam rangkaian tausyiah tersebut, doa bersama turut dipanjatkan agar wilayah Kalimantan Barat segera diguyur hujan guna mengakhiri krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Agenda keagamaan ini diakhiri dengan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas Aula Rapat dan unit usaha pesantren Coffee Shop Mahabbah.

(Memei)