Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) menggelar Lokakarya Kepemimpinan Perempuan Penyandang Disabilitas untuk mendorong aksi iklim yang inklusif dan berkeadilan gender di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang didukung The Asia Foundation (TAF) melalui program Inclusive Climate Action (In-Climate) tersebut diikuti oleh 79 peserta, termasuk sembilan kawan disabilitas muda dari ragam disabilitas tuli, daksa, rungu, netra, hingga intelektual.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan komitmennya untuk menjamin kesetaraan dan meletakkan kelompok disabilitas sebagai aktor penting pembangunan, khususnya dalam mitigasi serta adaptasi perubahan iklim.
“Setiap manusia diciptakan dengan potensi luar biasa yang beragam. Penyandang disabilitas bukan sekedar kelompok penerima manfaat, melainkan subjek dan aktor penting pembangunan yang memiliki peran, pengalaman serta kapasitas kepemimpinan yang sangat bernilai. Dan pemerintah Provinsi Kalbar terus berkomitmen mendorong dan menjamin kesetaraan disemua sektor, termasuk dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,” kata Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Kalbar Sefpri Kurniadi saat membacakan sambutan Gubernur Kalbar, Senin, (3/8/2026).
